Pentingnya Vaksin Covid 19 Pada Anak Mulai Usia 6 Tahun

KBRN, Banda Aceh: Setelah sempat terjadi penurunan kasus covid, masyarakat kembali dikhawatirkan dengan munculnya varian baru covid 19 omicron yang kasusnya terus bertambah. Menyikapi kondisi ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Dr. dr. Safrizal Rahman, M. Kes, Sp. OT meminta semua pihak untuk memperketat protokol kesehatan, dan menggiatkan vaksinasi termasuk bagi anak usia 6-11 tahun. Vaksin mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok), dan terbukti seseorang yang sudah divaksin mengalami gejala yang jauh lebih ringan jika terpapar covid.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog interaktif yang berlangsung melalui aplikasi zoom, yang disiarkan programa 1 dan kanal youtube RRI Banda Aceh, Senin (17/1).

Vaksin pada anak sangat penting dilakukan, karena anak termasuk kelompok yang rentan terpapar covid. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh mencatat, selama tahun 2021 lebih dari seribu anak terkonfirmasi positif covid, dan 23 diantaranya meninggal dunia.

Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Dr.dr. Raihan, Sp.A (K) menjelaskan, meskipun mulai usia 6 tahun sudah dapat divaksin, namun harus menjalani screening (pemeriksaan kesehatan) yang ketat. Paparan covid pada anak dapat menimbulkan gejala berat, terutama bagi yang memiliki penyakit komorbid (penyerta).

Pemerintah Indonesia sebelumnya hanya mengizinkan anak usia 12 tahun ke atas untuk divaksin, namun terhitung sejak November 2021, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui izin edar penggunaan vaksin sinovac pada anak usia 6-11 tahun. Subkoordinator Inspeksi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan  (BBPOM) Banda Aceh, Naila, S,Si,Apt memastikan pihakya sudah mengkaji aspek khasiat dan keamanan vaksin.

Sama seperti usia 12-17 tahun, penyuntikan vaksin pada anak usia 6 tahun dilakukan dengan proses injeksi ke dalam otot tubuh bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar