Ikhtiar Vaksinasi Menuju Endemi

KBRN, Banda Aceh : Pemerintah Indonesia sedang gencar gencarnya melakukan program vaksinasi coovid-19 kepada masyarakatnya, ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah Indonesia untuk menekan angka penyebaran corona, jika seluruh masyarakat sudah melakukna vaksin maka kondisi di tanah air juga akan normal seperti di Negara-negara eropa dan sejumlah Negara lain yang sukses menangani pandemi covid-19,

Namun dalam program vaksinasi ini banyak ditemukan kendala di lapangan, kurangnya sosialiasasi serta keinginan untuk vaksin menjadi salah satu penyebab rendahnya persentase program vaksinasi, hal ini hampir terjadi di semua wilayah termasuk di Provinsi Aceh,

Di Aceh sendiri capaian vaksinasi masih 15 persen, data tersebut menurut dinas kesehatan provinsi Aceh,

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani Senin (20/12/2021) menyatakan, pemerintah terus mendorong agar masyarakat di Aceh melakukan vaksinasi untuk memutus mata rantai penularan covid 19, meski kata dia, menurut hasil riset bahwa kesadaran masyarakat di daerah ini masih rendah untuk melakukan vaksin.

Lebih lanjut kata Saifullah vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan dalam masa darurat dari Badan POM. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menjamin kehalalan dan kesucian vaksin Sinovac  bagi umat muslim. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh pun sependapat dengan MUI Pusat tentang kehalalan dan kesucian vaksin Sinovac itu. Sehingga Masyarakat Aceh tidak perlu lagi meragukan khasiat, efektifitas, dan kehalalan vaksin Sinovac  yang selama ini digunakan.

Saifullah menjelaskan sasaran vaksinasi yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi dan kabupaten/kota dengan partisipasi aktif jajaran TNI/Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Progres vaksinasi bagi tenaga kesehatan (Nakes), petugas publik, kelompok lanjut usia (Lansia), dan kelompok rentan lainnya terus meningkat.

 Nakes yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 49.909 orang, atau sekitar 88,4 persen dari sasaran 56.470 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 43.801 orang atau 77,6 persen.

Kemudian, petugas pelayanan publik (petugas publik) yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 216.684 orang, atau sekitar 45,3 persen dari sasaran sebanyak 478.489 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 62.896 orang, atau 13,1 persen.

Sedangkan para Lansia yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis I sebanyak 7.373 orang, atau sekitar 1,7 persen dari target 435.651 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 2.309 orang, rinci SAG.

Saifullah menyebutkan, Semua pihak harus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 supaya target herd immunity tercapai sesuai target Program Vaksinasi Nasional, tentu selain vaksinasi juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin

Pemerintah aceh sendiri bersama stakeholder terkait terus bahu membahu untuk mensukseskan program vaksinasi lewat aksi vaksin missal, kegiatan vaksin masaal ini dilakukan di seluruh kabupaten kota yang menyasar seluruh lapisan masyarakat,

Bahkan sasaran vaksinasi ini juga menyasar lansia hingga orang dengan gangguan jiwa,vaksinasi terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau penyandang disabilitas mental, yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan ini berlangsung di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Aceh,

Direktur RSJ Aceh, dr Makhrozal, menjelaskan untuk hari pertama dari total 331 pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSJ, 20 diantaranya sudah divaksin karena memenuhi persyaratan medis dan mendapat izin dari keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif menjelaskan vaksinasi lanjut usia menjadi prioritas dan akan terus berlanjut ke berbagai kalangan. Selain ODGJ, pihaknya juga akan melaksanakan vaksinasi di Panti Jompo bagi para lanjut usia.

dr. hanif memastikan, tidak ada unsur paksaan bagi lanjut usia untuk divaksin. Calon penerima vaksin tetap menjalani pemeriksaan kesehatan, dan harus mendapat persetujuan dari pihak keluarga.

Vaksinasi merujuk pada Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, serta Pendidik.

Sudah hampir dua tahun kita menghadapi kondisi pandemic covid-19, kondisi ini sangat sulit bahkan melumpuhkan berbagai sektor, sudah saatnya kita bangkit dan membangun sikap optmisme agar kita bisa hidup berdampingan dengan covid-19

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar