Nasib DAK Fisik diujung Tahun 2021

KBRN, Banda Aceh: Kepala Seksi Bank Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara  (KPPN) Lhokseumawe, Ferhad Akbar menyatakan, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pada APBN 2021 sebesar Rp325.707.823.000,- untuk Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireun dan Kota Lhokseumawe di Provinsi Aceh,  dan sampai dengan 29 November 2021 telah tersalurkan sebanyak Rp222.262.014.150,- atau sebesar 68,24%, yang penyalurannya dilakukan oleh KPPN Lhokseumawe Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI atas dasar permintaan pemerintah kabupaten/kota tersebut yang menjadi lingkup tugas pembayarannya,  dan bila satu pemerintah kota dan dua pemerintahan kabupaten tersebut dipacu untuk mencapai 100% pencairan, maka dalam bulan Desember 2021 akan ada pencairan besar-besaran di bulan Desember 2021 ini melalui KPPN Lhokseumawe sebeser Rp103.445.808.850,- atau sebesar 31,76%, bayangkan betapa tenaga besar yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut, dalam waktu satu bulan, harus mengerjakan 1/3 pekerjaan tahunan.

Penyerapan anggaran selalu menjadi topik menarik untuk ditulis dan diamati karena ini merupakah hal yang berulang dan belum terobatai sampai hari  ini, hal ini ditandai juga dengan banyaknya penelitian berkaitan dengan tema penyerapan anggaran, baik APBN dan APBD yang kurang terserap di awal tahun, tapi digenjot habis-habisan penyerapannya di akhir tahun, Bank Dunia yang menyebutkan negara-negara berkembang termasuk Indonesia punya permasalahan dalam penyerapan anggaran yang disebut “slow back-loaded” artinya penyerapan rendah pada awal sampai tengah tahun anggaran, namun melonjak memasuki akhir tahun anggaran. Hal ini bukanlah hal yang baik untuk diteruskan, dari satu sisi akan timbul sikap terburu-buru dalam pelaksanaan anggaran, perencanaan yang tidak berkualitas dan hasil kerja juga akan sulit diharapkan menjadi unggul sebagaimana dari data disajikan diatas sudah memasuki bulan Desember 2021, penyerapan anggaran  DAK Fisik untuk 3 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh baru mencapai 68,24%.

Rendahnya penyerapan anggaran DAK Fisik TA. 2021 sampai dengan 29 November 2021 pada 3 Kabupaten dan Kota Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh,  perlu adanya upaya untuk mengkaji lebih lanjut faktor perencanaan, sumber daya manusia, administrasi dan pengadaan barang/jasa serta motivasi dalam pencairan DAK Fisik dan juga Dana Desa pada 3 kabupaten/kota diatas sehingga dapat membantu dinas terkait dan pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi Aceh dalam rangka menyelesaikan masalah penyerapan diakhir tahun yang tinggi ini, semoga Allah mudahkan pada tulisan berikutnya. Dan perlu disampaikan bahwa berdasarkan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 130/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik batas akhir pengajuan dari pemerintah daerah kabupaten dan kota pada KPPN secara lengkap dan benar adalah sampai dengan tanggal 15 Desember 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar