Tantangan Tim Work Membangun Organisasi

KBRN, Banda Aceh : Didalam menuju kesuksesan dan kejayaan organisasi, baik itu dibidang pemerintahan maupun didunia perusahan serta lainnya. Tentunya bukan hanya bergantung pada kepiawaian pimpinan, akan tetapi juga dibutuhkan kerja sama tim yang solid, tanpa adanya kerja sama tim yang solid maka organisasi tidak akan sampai pada puncak kejayaan, bahkan terkadang sebuah organisasi akan cenderung layu sebelum berkembang. 

Pada prinsipnya setiap pemimpin organisasi berupaya untuk membangun organisasi melalui pencapaian visi, misi, tujuan, dan target yang sudah ditetapkan. Salah satu upaya yang strategis dan harus dilakukan pemimpin adalah memahami multikultural Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh para anggotanya. 

Mereka tidak homogen lagi karena organisasi saat ini sudah terbuka, datang dari berbagai daerah, memiliki ras, etnik, agama, dan budaya yang beragam.   

Dengan berbagai perbedaan yang terdapat dalam sebuah tim work, menuntut pemimpin untuk memperlakukan mereka secara adil dalam menjalankan setiap aktivitas sehari-hari. Hal lain yang harus dipahami seorang pemimpin adalah setiap manusia sebagai individu terlahir sebagai makhluk yang unik. Individu yang satu dengan individu lainnya tidak ada yang sama. 

Keunikan tersebut tampak pada karakteristik individu yang kasad mata maupun tidak kasad mata. Hati, pikiran, dan tindakan manusia tersebut dalam aktivitasnya menjadi dinamis dan variatif di bumi dan berbagai organisasi. Ketika pemimpin sudah bisa memahami mereka dan menyatukan mereka dari ragam perbedaan, maka fungsi dari leader sudah mulai dirasakan untuk menyamaratakan pemahaman dan kesamaan pandangan dalam memajukan organisasi.   

Visi Bersama 

Selanjutnya tim work harus diarahkan untuk benar-benar menjadi bagian dari organisasi tersebut. Pemimpin harus mampu memotivasi setiap anggotanya untuk merasakan memiliki organisasi tersebut dan menjadikan visi ditempat mereka bekerja menjadi bagian dari impian besar bagi mereka. 

Sehinga di hati setiap anggota akan terpatri semangat dan tekad yang bulat untuk mewujudkan visi misi organisasi. Berdasarkan pengalaman penulis yang saat ini bekerja di salah satu tempat pelayanan kesehatan di Aceh Besar sebagai tenaga bidan selama lebih kurang13 tahun lamanya, penulis telah merasakan manfaat yang luar biasa dari sebuah tim work. 

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tugas sebagai bidan, sangatlah berat, setiap hari kita akan dihadapkan pada upaya melakukan pelayanan Kesehatan ibu dan anak berupa pelayanan pemeriksaan kehamilan,pertolongan proses persalinan,pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita yang ada diwilayah kerja. Akan tetapi dengan didasari tekad dan semangat yang tinggi untuk tujuan mulia “menekan angka kematian ibu dan anak” yang juga menjadi program prioritas dalam nawacita pemerintahan dan selaras dengan misi Sustainable Development Goals (SDGs).  

Sehingga membuat kita menjalaninya dengan mudah, apalagi visi tersebut bukan hanya milik organisasi tempat pelayanan Kesehatan saja,akan tetapi juga sudah mandarah daging dalam diri penulis. 

Penerapan rasa kebersaman yang terpupuk dengan baik dalam lingkungan pelayanan Kesehatan untuk masyarakat, juga telah membuat kerja tim menjadi mudah. 

Dimana hal itu terlihat saat persiapan untuk reakreditasi menuju akreditasi ditempat penulis bekerja, dengan saling bahu membahu dalam bekerja kami dapat menyelesaikan proses reakreditasi dengan baik berharap untuk langkah selanjutnya yaitu akreditasi dapat perolehan hasil yang memuaskan.      

Keteladanan dalam Membangun Organisasi 

Selain dari itu keteladanan dari seorang pemimpin juga sangat diperlukan ketika membangun organisasi multikultural. Apalagi jika para anggotanya sangat tergantung pada pemimpinnya, ia dapat memanfaatkan tingkat kematangan bawahan dengan menunjukkan kepemimpinan dalam praktik kepemimpinan sehari-hari dalam organisasi. 

Pemimpin organisasi yang sukses dalam membangun organisasi berbasis lazimnya menjadi teladan bagi anggota atau bawahan. Semua pemikiran, ucapan, dan tindakkan hendaknya dapat menginspirasi mereka agar mampu terintegrasi dalam wadah dan proses organisasi. Aspek utamanya berkaitan dengan kepemimpinan yang selalu menunjukkan rasa keadilan bagi setiap anggotanya dalam setiap aktivitas organisasi. 

Hindarilah politik organisasi yang lebih mementingkan pribadi ataupun kelompok satu daripada kelompok lain, memperlakukan secara berbeda kepada anggota, dan tidak menunjukkan keadilan kepada setiap anggota organisasi akan mempersulit dirinya dan organisasi yang dipimpin. 

Jika ingin membangun organisasi berbasis multikultural dengan hasil terbaik, tunjukkanlah kepemimpinan yang menunjukkan keteladanan kepada semua anggota secara konsisten, transparan, dan berkeadilan secara konsisten. 

Barang kali kita sudah sering mendengar ungkapan tentang “Satu perbuatan nyata, sekecil apapun itu, jauh lebih baik dari seribu nasehat”. Begitulah hendaknya seorang pemimpin dalam memberi teladan yang akan terus menginspirasi para anggota tim, sehingga organisasi akan terus bergerak secara signifikan dalam mencapai tujuan. 

Tantangan Dalam Tim Work 

Dunia kerja selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama saat membina hubungan dalam sebuah tim work. Berbagai macam perbedaan akan muncul dalam tim, rambut boleh sama hitam tetapi pikiran sudah barang tentu berbeda. Dalam kegiatan sederhana sekalipun pasti akan ada tarik ulur dalam mengambil sebuah keputusan. 

Ini terjadi karena pandangan yang berbeda, seseorang menginginkan konsepnya seperti ini, sementara yang lainnya mengusulkan konsep yang lain lagi. Disinilah kita akan di tuntut untuk bisa mengendalikan diri agar tidak terjebak dalam ego sektoral, semuanya bisa dibicarakan melalui musyawarah untuk menentukan solusi terbaik atau paling tidak mengambil jalan tengah terhadap masalah tersebut. 

Tidak mudah dalam membangun dan mempertahankan tim work yang solid, namun bukan berarti pula tidak bisa dilakukan sama sekali. Semua tergantung pada diri setiap anggota tim, selama ada niat baik pasti akan bisa membangun tim work. 

Jika ada masalah ataupun rintangan dalam bergerak bersama, anggap saja itu seperti kerikil yang kita temukan saat berjalan, sama sekali tidak akan menghalangi perjalanan kita. Begitupun dalam bekerja dengan tim tidak boleh membesarkan masalah, tetap harus melihat masalah dengan bijak menggunakan hati nurani dan kejernihan dalam berpikir agar tidak ada yang dirugikan. 

Perlu digaris bawahi dengan terjadinya permasalahan dalam tim, maka akan terjadi perpecahan yang dapat mengurangi produktifitas kerja, dan akhirnya akan berdampak pada minimnya kualitas hasil dari sebuah pekerjaan.Yakinlah bahwa dengan bersama kita pasti bisa. 

Konsolidasi Tim Work 

Jika sudah kita jumpai benih-benih keretakan dalam tim work, maka sudah selayaknya kita mengadakan konsolidasi untuk menyatukan kembali tim work kita. Jika sebelumnya terdapat aturan-aturan dan cara kerja yang kaku  diubah dengan aturan baru yang disepakati  bersama, agar tujuan dapat dicapai. 

Setiap anggota tim harus ada kejelasan tujuan dari tugas, adanya penetapan sasaran, pengumpulan  informasi yang dibutuhkan, guna meluruskan kembali apa yang menjadi cita-cita dari organisasi. Percayalah bahwa organisasi yang besar itu tidak terlahir dalam waktu semalam, semuanya pernah mengalami pasang surut, sebelum akhirnya menempatkan organisasi tersebut pada puncak kejayaannya. 

Oleh sebab itu selama kita masih diberikan kesempatan, mari kita bekerja dengan hati (work by heart) agar apa yang menjadi cita-cita mulia dapat tercapai. Sejatinya kita adalah pembawa perubahan yang akan dicatat oleh sejarah setelah kita tiada nantinya, sebagaimana pepatah mengatakan & QUOT; Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. 

Artinya setiap orang yang sudah meninggal pasti akan dikenang sesuai dengan perbuatannya di dunia. Jadilah pribadi yang baik dalam sebuah tim work sehingga kehadiran kita akan memberi makna bagi mereka, dan mendapat hasil yang sesuai dengan ekpektasi yang kita inginkan. 

Oleh: Gidul Suliawati,SST 

Mahasiswi Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat USK 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar