Aktivitas Wisata di Aceh Menjelang Akhir Tahun diminta Patuhi PPKM

KBRN, Banda Aceh: Gubernur Aceh Nova Iriansyah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Level 3 dan 2 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat gampong (desa) di Aceh. Perpanjangan PPKM berlaku sejak 23 November  sampai 6 Desember 2021.

Selanjutnya, secara nasional Menjelang Hari Raya Natal  dan Tahun Baru 2022, pemerintah Republik Indonesia menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah. PPKM berlaku pada 24 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, dan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan (PUPK) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, ismail mengimbau pelaku usaha maupun masyarakat dapat tetap menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai akhir tahun justru kasus covid kembali meningkat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog interaktif di program 1 RRI Banda Aceh, bersama Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Aceh, Yusri Syamsuan pada Rabu (1/12).

Pemilik usaha seharusnya sudah bersertifikasi CHSE yaitu sertifikat yang diberikan kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Menyediakan sarana pencuci tangan, wajib masker, dan memudahkan bagi pengunjung yang sudah divaksinasi, serta berkoordinir dengan fasilitas kesehatan setempat dapat melindungi pekerja maupun wisatawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar