Kades di Simeulu Apresiasi Gerai Vaksinasi Polres

KBRN, Banda Aceh : Para Kepala desa dalam wilayah kabupaten Simeulue sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi Gerai Polres Simeulue.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polri yang terus semangat membantu warga masyarakat untuk vaksin melalui program gerai vaksinasi presisi maupun gerai vaksinasi tamoeng kedai kupi, terima kasih kepada Bapak Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso S.I.K.,M.Si beserta jajaran dan tim dokkes yang telah menginisiasi kegiatan vaksinasi pada desa desa di wilayah kabupaten Simeulue.” ujar Kades Awe l Sebbal Henni Abon Asmadi saat mengikuti Rakor, Sabtu (16/10/2021).

Vaksinasi Gerai Presisi Polres Simeulue sangat membantu percepatan vaksinasi di kabupaten Simeulue, terutama warga masyarakat juga sangat antusias mengikuti vaksinasi di gerai gerai yang disiapkan oleh Polres Simeulue.

“Program terobosan yang luar biasa dan harus kita dukung bersama karena masyarakat sangat mengiginkan kegiatan vaksinasi di desa.” Tambahnya

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Suka Jaya Amrullah SH,, ia berharap kegiatan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan semakin banyak desa maupun kecamatan yang dikunjungi oleh Gerai Presisi maupun Gerai Vaksinasi Tamoeng Kedai Kupi agar target pencapaian vaksinasi dapat terpenuhi hingga desember nanti.

Ia juga mengingatkan bagi warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat melakukan vaksinasi serta berterus terang kepada petugas saat dilakukan screnning pemeriksaan kesehatan.

“Kalau ada riwayat penyakit tertentu harus jujur untuk menghindari efek yang tidak kita inginkan akibat vaksinasi.

Sementara itu Kepala DPMD Husin Halim S.E yang juga mengikuti rakor pihaknya menyampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan PPKM Mikro di tingkat Desa sudah memiliki 10 (sepuluh) dasar hukum yang telah diatur dalam Permen, Pemda, Pergub dan Perbup.

Husin Halim menyebutkan, untuk pelaksanaan terhadap PPKM Mikro di Desa masing-masing sudah diatur dalam aturan dan juga memiliki personil sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang untuk giat percepatan pencapaian target vaksin kepada masyarakat.

Inspektur Kabupaten Simeulue Drs Alwi Alhas mengatakan, saat ia bersama tim melakukan pelaksanaan audit vaksinasi di setiap Puskesmas, lebih banyak vaksinnya yang rusak dari pada yang terpakai, hal itu menjadi persoalan dan pertanyaan dari pusat, karena 1 vial itu untuk 10 orang vaksin.

Pihaknya mengatakan, bahwa saat itu pencapain vaksinasi di Simeulue berada pada posisi nomor urut dua dari bawah hanya mencapai 11%.

Namun, saat ini pencapaian vaksinasi di tingkat Kabupaten, Simeulue berada pada posisi paling tinggi.

Inspektur Kabupaten Simeulue mengapresiasi Kapolres Simeulue, “Kebijakan yang ditempuh oleh Bapak Kapolres Simeulue sangat luar biasa melakukan gebrakan pendekatan secara persuasif, untuk di tingkat Kabupaten yang capaian sebelumnya 11%, alhamdulillah saat ini Simeulue tertinggi masuk dalam sepuluh besar,” tutup Alwi Alhas.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00