Puskesmas Simpang Kiri Optimalkan Vaksinasi COVID-19

KBRN, Banda Aceh : Kepala Puskesmas Simpang Kiri Isri Meutuah, Rabu (22/09/2021) mengatakan pihak sedang mengoptimalkan vaksinasi COVID-19 di wilayah kerjanya.

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia menyebabkan semua negara termasuk Indonesia terkena dampak, termasuk di wilayah kerjanya di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam.

Komitmen pihaknya untuk memutus mata rantai COVID-19 dilakukan termasuk melakukan vaksinasi.

“ Ini kewajiban yang mesti dilakukannya untuk membantu orang lain, “ katanya.

Seminggu ini, pihaknya bekerja ekstra untuk memberikan sosialisasi terhadap bahaya COVID-19 hingga upaya melawannya dengan melakukan vaksinasi COVID-19.

Diakui, awalnya masih banyak yang enggan melakukan vaksin COVID-19, namun dengan adanya sosialisasi yang dilakukan pihaknya bersama Muspika Simpang Kiri perlahan banyak yang mau divaksin.

“Ini kemajuan yang luar biasa dengan upaya persuasif dan penuh hikmah upaya optimalisasi vaksinasi berjalan lancar. Malah saat ini beberapa sekolah sudah meminta pihaknya untuk melakukan sosialisasi dan vaksin kepada siswa-siswinya, ujarnya.

Sejak hari sabtu yang lalu saat kunjungan Sekda Aceh Taqwaallah di SMAN I Simpang  Kiri (18/09/2021) pihaknya terus bergerilya dari sekolah ke sekolah melakukan sosialisasi dan vaksinasi COVID-19.

“Jadwal seminggu ini padat, senin (20/09/2021) bertempat di Puskesmas Simpang Kiri melakukan vaksinasi kepada penerima PKH, selasa (21/09/2021) melakukan sosialisasi dan vaksinasi di SMPN I Simpang Kiri, rabu (22/09/2021) di SMKN I Simpang Kiri, besok kamis (23/09/2021) di SMAN Unggul, jumat (24/09/2021) di MAN II Kota Subulussalam dan MTSN I Simpang Kiri, dan terakhir Sabtu (25/09/2021) di  SMPN III Simpang Kiri”,sebutnya

Menurut Isri Meutuah, untuk mencapai keberhasilan herd immunity vaksinasi di wilayah kerjanya pihaknya tidak melakukan ancaman atau paksaan namun dengan memberikan pengertian dampak apabila tidak divaksin COVID-19.

Lebih lanjut Isri mengatakan sebelum dilakukan vaksinasi pihaknya memberikan sosialisasi terlebih dahulu, memberikan penjelasan bahayanya COVID-19.

“Siswa yang akan divaksin  perlu ada persetujuan orang tua siswa, pihak sekolah yang menyiapkan surat pernyataannya, setelah ada surat pernyataan mau divaksin maka petugas kesehatan yang bertanggungjawab memvaksin kepada siswa tersebut”, ujarnya.

Isri memohon dukungan elemen masyarakat Simpang Kiri untuk mau divaksin COVID-19 sehingga herd immunity tercapai dan kita kembali hidup normal.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00