Terapkan Full Day School, MTsN 1 Sabang Targetkan Siswa Berkualitas

KBRN, Banda Aceh : Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Sabang, mulai menerapkan Full Day School ditengah masa PPKM, yang baru saja dilaunching pada 16 September 2021 lalu.

Adapun tujuan dari pemberlakuan full day school ini, guna memaksimalkan proses belajar mengajar, serta meningkatkan pemantauan terhadap aktifitas atau keseharian peserta didik.

Demikian dikatakan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sabang Sri Nilawati, saat ditemui RRI di ruang kerjanya. Dikatakan, dalam pemberlakuan full day school di MTsN 1 Kota Sabang ini, tetap memberlakukan protokol kesehatan.

“Selama ini kekhawatiran orang tuan untuk anak itu dengan HP. Tapi dengan kita berlakukan full day Alhamdulillah anak- anak tersita waktunya untuk belajar dan berinteraksi dengan guru dan teman sebayanya. Ditambah lagi kita ada kurikulum kearifan lokal yang kalau kita berikan pagi waktunya sempit. Ada juga tahfiz Quran. Jadi dengan full day Insha Allah program kita di madrasah bisa berjalan maksimal,” terang Sri Nilawati, Senin (20/09/2021).

Tambahnya, dengan penerapan full day school ini diharapkan MTsN 1 Kota Sabang kedepan akan mampu melahirkan bibit unggul, yang dapat memajukan Kota Sabang di masa depan.

Sementara terkait penerapan PPKM yang hingga saat ini masih diberlakukan termasuk Kota Sabang, pihaknya akan melakukan pengkondisian dengan keadaan dan arahan dari pemerintah daerah.

“Kalau PPKM kita ikuti protokoler. Kalau misalnya ada intruksi daring, yasudah kita daring, tapi tetap dengan pembelajaran full day. Kita gunakan aplikasi resmi dari kementrian agama untuk madrasah.”

Dalam pemberlakukan full day school di MTsN 1 Sabang, pihak madrasah akan memaksimalkan kurikulum kearifan lokal, yang dirasa tidak begitu efektif bila diberikan pada saat jam sekolah biasa, dikarenakan keterbatasan waktu.

Adapun kurikulum dimaksud seperti pembelajaran terkait pelaksanaan fardhu kifayah, tahfiz Quran, mengupas kitab, olahraga, kepramukaan dan kurikulum pelajaran nasional lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00