DPPKP Banda Aceh Panen Buah dan Sayuran di Nakasipan

KBRN, Banda Aceh :  Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh memanen sayur dan buah-buahan yang ditanam di Nakasipan yang terletak di Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Senin (14/6/2021).

Berbagai jenis sayuran dan buah-buahan seperti sawi, pakcoy, kangkung, bayam, terong dan markisa ikut dipanen oleh para pegawai dan penyuluh DPPKP kota Banda Aceh.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPPKP Kota Banda Aceh, Wahyuni Wahfar, S.Pt, M.Si menjelaskan, Nakasipan yang merupakan singkatan dari Naungan Pekarangan Edukasi Pangan ini merupakan program yang disupport oleh Dinas Pangan Provinsi Aceh sejak tahun 2017 kepada beberapa kab/kota di provinsi Aceh.

Adapun tujuan dari program ini yaitu untuk mengedukasi masyarakat secara umum, juga pelajar dan mahasiswa terkait tatacara menanam sayuran dan buah-buahan berbasis hidroponik.

“Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat, biasanya yang suka datang kesini pelajar, mahasiswa untuk melakukan penelitian,” jelasnya.

Ada juga masyarakat umum yang kebetulan akan menyeberang ke Sabang, karena kebetulan letaknya sengaja kita tempatkan di pintu masuk pelabuhan Ulee lheue ini.

Jadi sekalian menjadi tempat rekreasi dan cuci mata juga. Imbuhnya, menambahkan. Jadi bagi masyarakat ataupun para pelajar yang ingin mengetahui terkait tatacara penanaman tanaman hidroponik bisa langsung datang ke Nakasipan di Gampong Ulee Lheue, nantinya akan dibimbing langsung oleh para penyuluh pertanian dari DPPKP Kota Banda Aceh.

Bahkan, kata Wahyuni tidak hanya mahasiswa dan pelajar lokal yang melakukan penelitian di Nakasipan Kota Banda Aceh, tetapi juga ada mahasiswa dari luar yakni Institut Pertanian Bogor juga Universitas Gadjah Mada.

“Kita juga sekarang bekerjasama dengan Taman Kanak-kanak, jadi kita ingin dari kanak-kanak pun sudah gemar menanam khususnya tanaman hidroponik,” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya Nakasipan Kota Banda Aceh ini dapat membantu warga mempelajari tatacara menanam tanaman hidroponik yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

“Jadi harapan kita ada keinginan dari masyarakat untuk mengembangkan pengetahuannya, dengan begitu akan muncul keinginan atau hobby untuk menanam, yang nantinya bisa mencukupi kebutuhan salah satu pangan untuk keluarganya, dan akhirnya tidak harus beli lagi apalagi di masa pandemi ini,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00