Kisah Kasmida, 20 Tahun Mengabdi di Jamat, Sekali Bermasalah langsung Viral

KBRN, Banda Aceh : Kasmida Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Ketapang Kemukiman Wih Dusun Jamat Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.

Kepada RRI dirinya mengungkapkan bahwa telah mengabdi untuk masyarakat di daerah terpencil tersebut sejak 20 tahun lalu.

Selama itu juga dirinya mengaku selalu mengedepankan dan mengutamakan kepentingan masyarakat, utamanya untuk mendapat pelayanan kesehatan.

Awal mula dirinya bisa sampai Jamat karena mengikuti program Bidan Desa Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2000.

Di mana tahun 2000 tidak ada Bidan Desa di Kemukiman Wih Dusun Jamat Kecamatan Linge Kabupaten Aceh yang meliputi beberapa desa, yaitu Jamat, Kuteni Reje, Delung Sekinel, Reje Payung.

Kasmida adalah Bidan pertama di daerah yang masuk dalam kategori daerah terpencil.

Perempuan yang rela mengabdikan dirinya untuk daerah terpencil itu, sempat melanjutkan pendidikan keperawatan pada tahun 2006.

Kini, dirinya mendapati masalah. Kasmida mengaku mental tertekan atas masalah yang baru sekali terjadi dan langsung viral itu.

"Enggak tahu lah Pak. Tapi saya minta tolong jangan menambah beban saya, saya 20 tahun kerja di sana, mulai dari saya Bidan sampai akhirnya saya beralih ke Perawat, kayaknya saya enggak pernah bermasalah kek gitu. Enggak pernah tidak menolong orang di Jamat itu, saya lah Bidan pertama di Jamat tu yoh, yang mengabdi ke Jamat semasa PTT tahun 2000. Maksudnya ini kejadian yang kayak gini, saya pun enggak tahu..., Saya tertekan sekali psikis saya,,," ungkap Kasmida sambil terisak tangis, Sabtu (8/5/2021).

Sementara itu DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Aceh Tengah melalui akun media sosial Perawat Gayo memberi dukungan terhadap Kasmida untuk tetap semangat dan tidak pernah lelah untuk melayani masyarakat.

"Mungkin ini benar naas buat kakanda kami, tetapi pengabdiannya bertahun-tahun di sana sesalu mengedepankan masyarakat agar terlayani, hanya dengan sekali permasalahan seperti ini kakanda saat ini dihujat, tapi Allah tidak akan menutup mata dan telinga atas jasa-jasa kanda disana, kami dari Pengurus DPD PPNI memberikan dukungan kepada kanda, tetap semangat dan tidak pernah lelah untuk melayani masyarakat, terkhusus masyarakat Jamat," demikian tulis akun FB Perawat Gayo.(Satiran/TKN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00