Tingkatkan Layanan Kesehatan, Tahun 2021 RSUD Aceh Singkil Tambah Dua Dokter Spesialis

KBRN, Singkil:  Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, tahun 2021 ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil  menambah dua dokter Spesialis, yaitu Spesialis Kulit Kelamin dan Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT).  Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan dan kebutuhan masyarakat yang menganggap pelayanan kesehatan di RSUD masih kurang.

Direktur RSUD Aceh Singkil dr Khuzaini mengatakan awalnya RSUD merencanakan menambah tiga dokter spesialis pada tahun 2021, yaitu Spesialis Kulit Kelamin, Spesialis THT, dan Spesialis Urologi.  Namun untuk dokter Spesialis Urologi belum bersedia untuk melayani di RSUD Aceh Singkil.

“Yang pertama itu dokter Spesialis Kulit Kelamin, yang kedua Dokter THT, rencana kemarin kita minta satu lagi tambahan dokter Urologi.  Ternyata yang kita dapat hanya dua yang bersedia masuk ke Aceh Singkil.  Yang satu urologi kemarin kita kontak ke Blangpidie, dia belum bersedia.   Dia mungkin janji 2022 akan masuk bergabung i RSUD Aceh Singkil” kata dr. Khuzaini.

Dr. Khuzaini mengatakan sejak ada pelayanan spesialis THT, pasien yang dilayani tidak hanya masyarakat dari Aceh Singkil, namun juga  masyarakat yang datang dari Kota Subulussalam.  

“Rabu dan Kamis itu biasanya pelayanan THT.   Tanya nanti itu, Rata-rata Pasiennya dari Subulussalam. THT di Subulussalam tidak ada.  Jadi jangan dikira sekarang, Aceh Singkil semua berobatnya ke Subulussalam.  Kalaupun ada masyarakat yang masih berobat ke Subulussalam itu kita lihat hanya faktor geografis. Misalnya rata-rata dari Suro.  Kalau pasien selama yang ada disini pasti kita layani,” tukas dr. Khuzaini.

Dikatakan Khuzaini selain Spesialis Kulit Kelamin dan Spesial THT, RSUD Aceh Singkil juga sudah menyiapkan Dokter Spesialis Mata pada tahun 2020.   Dr. Khuzaini mengatakan siap menerima kritikan untuk memacu bekerja lebih baik.  Sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di Aceh Singkil dapat berjalan maksimal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00