Ratusan Warga Aceh Melanggar Protokol Kesehatan, Paling Dominan Tidak Pakai Masker

Petugas kepolisian melakukan razia yustisi protokol kesehatan (Foto : Antara/Oky Lukmansyah)

KBRN, Banda Aceh : Dalam operasi yustisi yang digelar secara gabungan oleh TNI-Polri dan satpol PP di wilayah Provinsi Aceh ternyata banyak ditemukan masyarakat yang masih melakukan pelanggaran protokol kesehatan, dan yang paling mendominasi adalah warga yang tidak memakai masker saat berada di luar rumah.

Juru Bicara Satuan Tugas (Covid-19) Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Selasa (24/11/2020) mengatakan, Setidaknya 683 pelanggar protokol kesehatan (Protkes) terjaring dalam dua hari terakhir. Mereka yang melakukan pelanggaran langsung dikenakan sanksi di tempat berupa sanksi teguran lisan maupun tertulis, serta sanksi sosial.

Saifullah mengatakan, operasi yustisi Protkes dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 51 Tahun 2020 tentang Peningkatan Penanganan Covid-19, Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Aceh. operasi yustisi ini sebagai edukasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat menjalankan Protkes.

Menurutnya, Operasi yustisi Protkes penting dilakukan karena jika banyak masyarakat yang pada Protkes, Aceh bisa kembali lagi  menjadi ke zona merah, dan risiko penularan Covid-19 lebih tinggi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, Polda Aceh terus mendukung pemerintah daerah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan lewat operasi yustisi.

Update data terakhir kasus covid-19 di Aceh pertanggal 23 November seperti yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Aceh menunjukan angka penurunan kasus dalam satu bulan terakhir dan angka kesembuhan ikut meningkat. Saat ini jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 6721 jiwa dari 8154 kasus. Sementara pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri 1132 orang dan kasus meninggal dunia mencapai 301 jiwa.

Anda juga bisa mendengarkan audio di bawah ini : 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00