Pemerintah Harus Menjamin Keamanan Vaksin

Ilustrasi vaksin COVID-19 atau virus corona. REUTERS/Dado Ruvic

KBRN, Banda Aceh : Pemerintah pada tahun 2021 akan mengeluarkan vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Namun rencana pemberian vaksin tersebut masih menuai pro dan kontra karena masyarakat masih khawatirkan pada sisi kesehatan dan keamanan.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia menargetkan, vaksin covid 19 sudah dapat digunakan pada Januari 2021. Terkait hal itu, Ikatan Dokter Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta pemerintah memastikan keamanan penggunaan vaksin, sebelum disuntikkan kepada masyarakat.  

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, Dr.dr Safrizal Rahman, kepada RRI, Selasa (24/11/2020) di Banda Aceh mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah dalam menghadirkan vaksin, namun harus benar-benar dipastikan keamanan penggunaanya.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah masyarakat mendapat pemahaman atau diberitahukan informasi sejelas-jelasnya tentang vaksin.

Sementara itu, Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) M. Rizal Falevi Kirani berharap, vaksin tersebut tidak membuat masyarakat semakin tertekan sehingga pemerintah harus betul-betul menjamin keamanannya bukan hanya sebagai tempat uji coba.

Menurut Reza, penggunaan vaksin tersebut jangan justru menimbulkan kekhawatiran msyarakat yang dapat menyebabkan imun tubuhnya semakin menurun dan malah memperburuk keadaan. Namun sebaliknya, Ia mendukung penuh rencana pemerintah dalam penggunaan vaksin sehinga pandemi covid-19 akan berakhir di Indonesia.

Anda juga bisa mendengarkan audio di bawah ini :

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00