Touring Moge Hari Damai Aceh, Nitizen Sindir Pemerintah Suka Hambur-hamburkan Anggaran

Ilustrasi konvoi moge. Foto : Antara

KBRN, Banda Aceh : Acara touring motor gede bertajuk hari damai Aceh ke-15 tahun dikritik oleh sejumlah elemen masyarakat. Tak ketinggalan, nitizen Aceh juga ikut mengkritik pemerintah Aceh yang dianggap menghambur-hamburkan anggaran di tengah Pandemi. 

Beragam komentar disuarakan oleh para nitizen di media sosial. Mereka menganggap acara yang digandrungi oleh orang kaya itu tidak memihak kepada masyarakat miskin. Pasalnya, kegiatan tersebut dianggarkan dengan APBA senilai Rp 300 juta lebih. Namun belakangan, acara itu batal. 

Lalu bagaimana komentar nitizen ? 

"Disaat ekonomi rakyat dicekik oleh pandemi anda malah menghamburkan uang untuk hal yg tidak berguna," tulis Nyak Arief di akun Facebooknya, Kamis (13/8/2020). 

Nitizen lain, Nanda Firdaus mengatakan, tidak seharusnya pada momentum memperingati hari damai Aceh diisi dengan kegiatan touring Moge yang notabene dinikmati oleh orang kaya. 

"Jika itu alasannya kenapa harus dengan moge...??Yang notabennya org kaya....Yg sekedar isi bahan bakar motornya...Kan bisa dg cara lain....Kasih untuk nelayan untuk bari tau kalau aceh aman dan damai...Isi bahan bakar boat untuk mereka....," tulis Nanda Firdaus. 

Komentar nyeleneh lainya, juga disampaikan akun Ispan Saputra di Facebook. 

"Tour moge itu perlu dong.supaya bisa lihat rakyat yg menderita.mareka bisa tersenyum bebas akulah sang penguasa.........yg tidak perduli rakyat," sindirnya. 

Seperti diketahui, memperingati 15 Tahun Damai Aceh, Pemerintah Aceh berencana menggelar touring dengan motor gede melewati rute timur dan utara Aceh, 12-14 Agustus mendatang. Dari daftar rundown yang beredar di publik, rombongan moge akan melintasi Bireuen, Lhoksukon, Kuala Simpang, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Timur, Pidie Jaya dan berakhir di Mess Wali Nanggroe, Banda Aceh.

Sebelumnya juga beredar surat dari Sekda Aceh Taqwallah tertanggal 7 Agustus 2020 yang ditujukan kepada 10 bupati/walikota di Aceh, agar berkenan memfasilitasi pengamanan sepanjang rute perjalanan touring pihak Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) yang akan menggelar Tour Hari Damai Aceh ke-15 itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00