WNA yang Dievakuasi Tim SAR di Selat Benggala Positif Corona

WNA Filipina dievakuasi tim SAR dari kapal tanker di selat Benggala karena mengalami sakit.

KBRN, Banda Aceh : Ternyata Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari kapal tanker di selat Benggala pada Jumat (12/6/2020) lalu terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19). 

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dr. Azharuddin SpOT, K-Spine FICS saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2020). 

Azharuddin menyampaikan, WNA Filipina bernama Marlo Delgado Bolivar (49) itu sebelumnya dievakuasi oleh tim SAR karena sakit yang diderita lalu dibawa ke RSUZA Banda Aceh untuk mendapat perawatan medis. Akibatnya, tiga petugas medis di RSUZA juga itu terpapar Covid-19. 

"Iya benar, satu WNA dan tiga perawat RSUZA positif virus Corona," kata Azharuddin singkat. 

Kini keempat pasien termasuk WNA tersebut telah dirawat di ruang isolasi RICU RSUZA Banda Aceh. 

Menurut informasi yang diterima RRI dari Dinas Kesehatan Aceh, hari ini, Kamis (25/6/2020) sebanyak 13 orang terkonfirmasi positif virus Corona di Aceh. Dengan demikian total keseluruhan kasus positif Covid-19 di daerah ini sudah mencapai 66 orang, dua di antaranya meninggal dunia. 

Sebelumnya diberitakan, Tim SAR melakukan evakuasi terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Filipina di Selat Benggala. Evakuasi WNA ini dengan menggunakan kapal SAR KN Kresna. Proses evakuasi dilakukan dengan protokol kesehatan dan WNA tersebut dilakukan rapid test dengan hasil negatif sehingga diizinkan untuk evakuasi.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh Budiono mengatakan, WNA Filipina itu dievakuasi dari kapal kargo MV Loch Long karena mengalami sakit. Kapal berbendera Panama itu berlayar dari Brazil dengan tujuan ke Singapura. 

Proses evakuasi ini turut melibatkan Kantor Basarnas Banda Aceh, Polairud Polda Aceh, Imigrasi, Bea Cukai, KKP Banda Aceh, KSOP Malahayati dan Agen PT. Pelni dan sejumlah jurnalis. 

"Pada pukul 14.00 Wib KN SAR Kresna bergerak ke titik evakuasi ( 05 41 N - 95 15 E) untuk melakukan evakuasi terhadap satu orang crew kapal yang sakit, KN SAR Kresna merapat di lambung kiri Kapal kargo MV Loch Long. pukul 14.45 Wib dan langsung mengevakuasi korban," kata Budiono. 

Kemudian pada pukul 15.45 Wib korban berhasil dievakuasi dan langsung di bawa ke rumah sakit di Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. 

Menurut Budiono, ABK bernama Marlo Delgado Bolivar (49) dengan jabatan sebagai mualim satu mengalami sakit dan dalam kondisi lemas. 

"Korban mengalami konstipasi merasa lemah dan lelah. Kemudian ketidaknyamanan perut yang sering (gas dan kembung). Wajahnya pucat (tidak ada penyakit kuning) dan mungkin anemia. Dia mengklaim bahwa dia telah kehilangan nafsu makan (rasa hambar).  Penurunan berat badannya sangat terlihat. Saat dievakuasi dalam kondisi demam dan nyeri di perut kiri atas," jelas Budiono. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00