8 Napi Sabang bebas lebih cepat lewat proses Asimilsai dan Integrasi cegah sebaran Covid-19

“iya  ada 8 orang yang memenuhi syarat-syarat berdasar  putusan Sk Menkumham, mereka mendapatkan asimilasi di rumah. Artinya mereka yang sudah menjalani setengah pidana, dan dua pertiganya tidak melewati 31 Desember 2020. Sambil menunggu usulan Integrasi mereka hingga mendapatkan SK Integrasi dari Direktorat jenderal Pemasyarakatan. Mereka tidak dibenarkan berkeliaran dan melakuakan pelnggaran hukum jadi hanya di rumah’ ucapnya Jum’at (03/04/2020). 

 

Selain itu kata M. Nasir Proses Asimilasi menuju Kebebasan para Napi dilaksanakan di rumah melalui surat Keputusan Kalapas, Kepal LKPA, dan Kepala Rutan, Sedangka proses Integrasi surat diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Salah seorang Napi yang medapat Asimilasi Marno Bin Kasino sangat gembira dan berterimakasih kepda Menteri hukum dan ham, mendapat program ini, Namun dirinya dan rekan-rekannya tetap harus waspada. 

Dalam penanganan Covid-19 Rutan Kelas II B Sabang juga sudah tidak menerima kunjungan keluarga Napi, serta menyediakan ruang disenfekkan bagi tamu. Selain itu Warga binaan juga diberikan latihan senam pagi rutin serta berjemur untuk meningkatkan imunitas. Jumlah Napi di Rutan Sabang sebanyak 58 orang dan kebanyakan tersagkut masalah Narkotika.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00