BKKBN dan Satgas Stunting Turun ke Lapangan di Aceh Tamiang

KBRN, Kualasimpang :Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri,M.Pd bersama satuan tugas Percepatan Penurunan Stunting turun ke Kecamatan dalam rangka Konsolidasi bersama Tim Pendamping Keluarga di Kampung Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kualasimpang yang di fasilitasi oleh Datok Penghulu Ismail di ruang kerjanya, Senin (23/5/2022).

Datok Penghulu menuturkan, Desanya ditetapkan sebagai lokus Percepatan Penurunan Stunting karena memang angka Stunting diwilayahnya masih tergolong tinggi berdasarkan lokus stunting yang ditetapkan sesuai Surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 312 tahun 2021 sebanyak 47 Kampung.

Penetapan lokasi ini berdasarkan pertimbangan atas data jumlah dan prevalensi stunting, namun pengamatan kami seiring waktu data tersebut berangsur angsur membaik berkat dukungan semua fihak.

Momentum tersebut dimanfaatkan Kepala BKKBN Aceh melaksanakan Pembinaan bagi PKB/PLKB dan Tim Pendamping Keluarga TPK  Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang di Balai penyuluh Keluarga Berencana.

Kepala BKKBN Aceh menekankan dengan telah di laksanakan Apel Siaga Tim  Pendamping Keluarga dan telah diserahkannya Data Sasaran Keluarga Beresiko Stunting beberapa waktu yang lalu. " Kami harapkan ini sebagai panduan dalam memonitor pelaksanaan intervensi percepatan penurunan Stunting di wilayah kerja kita masing-masing,"pintanya.

Sementara Kegiatan Rekonsiliasi Stunting Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang yang dilaksanakan di Aula Bappeda tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Selaku Ketua TPPS Kabupaten Aceh Tamiang H.T. Insyafudin, ST. Dan diikuti oleh 25 orang sebagai peserta aktif dengan berbagai unsur yang terkait

"Saya berharap semoga pertemuan ini sebagai upaya dalam memperluas pengetahuan tentang kondisi stunting khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dan mendapatkan informasi yang akurat terkait stunting sehingga kita dapatkan solusi penanganannya,"ujarnya.

Ia mencontohkan bahwa orang tua sebagai tolak ukur dalam permasalahan ini dan Peran suami agar lebih aktif dalam membimbing dan membina rumah tangganya.

"Saya minta agar masing-masing kita aktif dalam upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting ini termaauk Dinas Infokom untuk membuat video pendek terkait penanganan Stunting sehingga informasinya mudah dipahami oleh masyarakat,"pungkasnya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar