Gubernur Aceh : Pakta Integritas adalah Bentuk Komitmen dan Janji Pengemban Amanah

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT memberikan sambutan dan arahan pada acara Penandatanganan Pakta Integritas Kepala SKPA, KPA, PPTK dan Bendahara Terpilih di Lingkungan Pemerintah Aceh, di Anjong Monmata, Banda Aceh, Rabu, (26/1/2022).

KBRN, Banda Aceh : Ikrar dan penandatanganan Pakta Integritas adalah bentuk komitmen para pejabat yang saat ini sedang mengemban amanah. Oleh karena itu diharapkan, Pakta Integritas ini mampu menjadi sarana pengingat para pejabat dari sikap dan perilaku menyimpang dari aturan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, usai mendengar dan menerima Pakta Integritas dari para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh, Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Bendahara seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (26/1/2022).

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Penandatanganan Pakta Integritas ini, merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri kepada seluruh kepala Daerah, yang disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pencegahan Korupsi bersama Mendagri dan Ketua KPK RI, Senin, tanggal 24 Januari yang lalu,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, pada Rakernas Pencegahan Korupsi bersama Mendagri dan Ketua KPK RI itu, Mendagri menginstruksikan semua kepala daerah agar menjalankan sistem pemerintahan sebaik mungkin dan menjauhi tindakan korupsi.

“Mendagri menyampaikan hal ini karena, mencegah tindakan korupsi begitu penting untuk mengubah keadaan bangsa. Jika pemerintahan bersih, tentu saja pendapatan daerah meningkat dan kesejahteraan masyarakat akan tumbuh,” kata Nova.

Gubernur mengungkapkan, berdasarkan analisis yang dilakukan Kemendagri, setidaknya ada tiga hal yang menyebabkan terjadinya tindakan korupsi di lingkungan pemerintahan. Yaitu sistem pemerintahan yang belum berjalan dengan baik. Integritas ASN yang masih rendah, akibat moralitas dan mentalitas yang rusak. Dan, budaya kerja yang tidak sehat.

“Untuk itu, dalam rangka menindaklanjuti arahan tersebut, selagi masih di awal tahun 2022 ini, kita melaksanakan Penandatanganan Pakta Integritas bagi para Pejabat Terpilih, yang menandakan suatu langkah permulaan yang baik, dan menjadi dasar atau ‘kompas’ bagi Bapak Ibu sekalian, para KPA, PPTK dan Bendahara, dalam pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan keuangan selama setahun ke depan,” kata Gubernur Nova.

Selanjutnya : bukanlah sekadar seremonial dan rutinitas semata

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar