Kepala BKA: Penataan Aparatur untuk Mendukung Reformasi Birokrasi

Kepala Badan Kepegawaian Aceh: Abd. Qahar, S.Kom, MM.

KBRN, Banda Aceh : Dalam rangka mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi dan upaya pendayagunaan aparatur Pemerintah, penataan terhadap SDM Aparatur mutlak harus dilakukan. Penataan tersebut dimaksudkan agar setiap organisasi Pemerintah memiliki dukungan aparatur yang mampu dan cakap dalam melaksanakan tugasnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Aceh Abdul Qahar, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh pada acara Pelantikan Pejabat Fungsional Dokter dan Widyaiswara di Lingkungan Pemerintah, di Aula Badan Kepegawaian Aceh, Selasa (25/1/2022).

“Terwujudnya SDM aparatur yang berkualitas dan berkeahlian di bidangnya masing-masing, akan semakin mempercepat terwujudnya kinerja birokrasi yang lebih andal dan berkualitas,” ujar Abdul Qahar.

Abdul Qahar menambahkan, sebagai upaya mewujudkan birokrasi yag andal tersebut, maka Pemerintah Aceh melalui dukungan SKPA dan instansi terkait, giat mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi para aparatur.

Penataan organisasi pemerintahan juga terus dilakukan, dengan harapan akan semakin meningkatkan kinerja dari setiap lembagor

“Terkait dengan pelantikan ini, dapat saya sampaikan, bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan birokrasi yang berkualitas. Saudara-saudari sekalian yang dilantik hari ini, dalam jabatan fungsional Dokter Utama dan Widyaiswara Utama, merupakan sosok atau figur yang dinilai memiliki keahlian maupun keterampilan untuk menduduki jabatan fungsional tersebut,” kata Abdul Qahar.

Lebih Kepala BKA itu menambahkan, pada dasarnya, jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang PNS, dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada, keahlian dan/atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Selanjutnya : Penetapan jabatan fungsional

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar