Jawaban Bupati Nagan RayaTerkait RAPBK 2022

foto: Ist

KBRN, Banda Aceh : Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE, sampaikan penjelasan terkait RAPBK Nagan Raya tahun anggaran 2022 kepada DPRK setempat dalam Rapat Paripurna ke III masa persidangan ke-III, di Gedung Dewan, setempat, Sabtu (27/11/2021).

Pada sidang paripurna sebelumnya, Jumat kemarin, Badan Anggaran (Banggar) DPRK meminta beberapa penjelasan Bupati Nagan Raya. 

Menanggapi pendapat Banggar Dewan, diantaranya berharap agar kinerja SKPK yang berhubungan dengan PAD dipacu, Bupati Jamin Idham mengatakan, pihaknya senantiasa mengevaluasi kinerja SKPK yang terkait dengan pengelolaan PAD dalam merealisasikan.

Target-target yang telah ditetapkan, agar dapat dicapai secara optimal dengan mengedepankan upaya-upaya persuasif dalam pelaksanaan kegiatan pemungutan dilapangan.

"Sehingga iklim investasi dan iklim berusaha di Kabupaten Nagan Raya tetap kondusif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata bupati

Kemudian, terhadap Fraksi Aceh Raya Bersama (FARB), berharap pengoptimalisasian UKM, Bupati menjelaskan, dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19, Pemkab Nagan Raya melalui Dinas Perindagkop dan UKM

pada tahun 2021 telah melaksanakan berbagai program pelatihan dan bantuan, seperti kepada pengrajin batok kelapa, pelatihan pemanfaatan eceng gondok, pemanfaatan bahan bekas, sulaman benang emas, pengrajin rotan dan pelatihan peningkatan hasil produk lokal.

"Adapun jenis bantuan yang sudah diberikan, meliputi mesin jahit, peralatan bagi pengrajin batok kelapa, pengrajin eceng gondok, mixer bagi pelaku usaha kecil dan oven listrik. Sementara dalam rangka promosi produksi UMKM telah disediakan galeri produk lokal UMKM Nagan Raya di Gampong Simpang Peut," kata Bupati.

Sementara itu, terhadap pandangan umum Fraksi Golkar-SIRA (FGS) meminta persoalan jaringan internet 4G di Beutong Ateuh Banggalang untuk segera ditangani, Bupati M Jamin Idham menjelaskan, Pemkab Nagan Raya melalui Dinas Kominfotik telah melakukan koordinasi dengan pihak operator seluler Telkomsel setahun terakhir untuk mencari solusi agar permasalahan jaringan internet di Beutong Ateuh Banggalang dapat teratasi dari blankspot jaringan data 4G.

Dari hasil survey lapangan oleh pihak Telkomsel bersama Diskominfotik didapat titik lokasi pembangunan tower repeater (tower penguat sinyal) masuk dalam wilayah hutan lindung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). 

"Hal ini yang menjadi kendala dalam proses perizinan penggunaan lahan tersebut," ujar Bupati. 

Ditambahkan, Pemkab Nagan Raya akan tetap berusaha dalam hal pembangunan tower repeater oleh Telkomsel tersebut segera terealisasi dengan terus melakukan koordinasi secara intens dengan operator seluler Telkomsel, mendampingi dalam proses perizinan penggunaan lahan agar masyarakat di wilayah Beutong Ateuh Banggalang dapat menikmati jaringan data internet 4G.

Menanggapi pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat (FPD) mengenai izin operasional Puskesmas, Bupati mengatakan, segera diurus, khususnya UPL/UKL yang belum selesai, yaitu Puskesmas Sukaramai segera diselesaikan dalam tahun ini.

"Karena itu, sebagai salah satu syarat untuk pengurusan izin operasional dari DPMPTSP yang merupakan syarat registrasi Puskesmas di Kementerian Kesehatan," ujarnya. 

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRK, Jonniadi, SE, didampingi para Wakil Ketua, Dedi Irmayanda, SP MM dan Hj Puji Hartini, ST MM hadir 21 dari 25 anggota dewan, Sekda, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala SKPK, Kabag Setdakab dan Camat.

DPRK akan menggelar kembali sidang paripurna pada Senin 29 November 2021, dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dewan guna menanggapi jawaban dan penjelasan yang disampaikan Bupati Nagan Raya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar