Tim Kajida Setjen Wantanas Lakukan Audiensi Ke Kanwil Kemenkumham Aceh

KBRN, Banda Aceh : Tim Kajian Daerah Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasonal (Setjen Wantanas) melakukan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh pada hari Senin (20/09/2021).

Berlangsung di Aula Bangsal Garuda Kanwil Kemenkumham Aceh, Tim Kajida Setjen Wantanas yang dipimpin oleh Maulana, S.H., M.H. disambut langsung oleh Pimpinan Tinggi dan sejumlah pejabat struktural Kemenkumham Aceh.

Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Aceh, Rakhmat Renaldy mengatakan, sebagai lembaga yang mempunyai tugas membantu Presiden, sudah menjadi tugas Wantanas untuk menyelenggarakan gerakan pembinaan ketahanan nasional guna menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan nasional.

“Sehingga kehadiran Wantanas pada hari ini untuk melihat kondisi dan dinamika Kemenkumham Aceh sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah dalam pembangunan Hukum dan HAM,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Kajida Setjen Wantanas, Maulana menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi aktual terkait ketahanan nasional meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan serta permasalahan menonjol lainnya.

"Data dan fakta ini akan kita kumpulkan guna merumuskan kebijakan strategis kepada Presiden RI," jelas Maulana.

Lebih lanjut, Keterlibatan Kanwil Kemenkumham Aceh dengan Pemprov, DPRA, Mahkamah Syariah, dan Lembaga Wali Nanggroe terkait pembuatan Qanun sangat penting dilakukan. Sehingga menurutnya, koordinasi dan sinergitas antar lembaga penegak hukum harus dibangun dan dibina oleh Kemenkumham Aceh. “Keberadaan Kanwil Kumham Aceh harus ikut berperan aktif dalam memberikan solusi permasalah Hukum dan Hak asasi Manusia,” kata Maulana.

Berdasarkan informasi, Tim Setjen Wantannas akan melaksanakan Pengkajian Daerah ke Provinsi Aceh pada tanggal 19 - 22 September 2021. Selain mengunjungi Kanwil Kemenkumham Aceh, Wantanas juga akan mengunjungi sejumlah instansi dan lembaga lainnya di Aceh.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00