Sabang Kembali masuk Zona Oranye Penularan Sedang Covid-19

KBRN, Banda Aceh : Kota Sabang kembali masuk dalam zonasi oranye, dengan pemularan sedang. Dalam seminggu ini ada 3 orang terkonfirmasi virus Covid-19, satu orang meninggal dunia.

Kota sabang kembali masuk dalam status oranye dengan penularan sedang, dalam peta zonasi penularan covid-19, setelah sekian lama bertahan di zonasi hijau dengan penularan rendah, Hal ini dipicu dengan bertambahnya 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, Belum lama ini.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang Firdiansyah Status zonasi oranye ini Karena ada penambahan warga yang terpapar dan salah satunya meninggal dunia. Dia merincikan dari ketiganya satu meninggal, Seorang sembuh dan ada satu orang lagi masih melakukan isolasi mandiri.

“memang kita dalam beberapa hari ini Sabang dan penambahan kasus positif pada 3 orang. Dari tiga orang ini satu orang meninggal dunia. Dua orang lagi sempat di rawat dan salah satunya sudah sembuh” terang Kadinkes dan KB Kota Sabang kepada RRI Jum’at (16/4/2021).  

Untuk ketiganya sebut Firdiansyah sudah dilakukan 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment. Dari pengakuan mereka yang di isolasi mandiri, Tidak ada melakukan perjalanan keluar kota. Sementara Pasien yang meninggal dunia memiliki komorbit (Penyakit bawaan) Stroke, Setelah beberapa saat di rawat di Banda Aceh.

“Ketiganya merupakan warga Sabang dan mengaku tidak ada perjalanan keluar Kota. Artinya ada transmisi lokal yang masih di cari sumbernya, yang melakukan isolasi mandiri ini di awasi oleh Puskesmas setempat” tambahnya.

Per 16 April 2021 sebut Firdiansyah data kasus Covid 19 di Sabang sejak Juni 2020 total Kumulatif 95 orang, 10 orang meninggal dunia, 84 orang sembuh dan 1 orang masih di isolasi Mandiri.

Dia berharap warga Sabang tetap peduli terhadap protokol kesehatan dengan memakai masker, Menjaga jarak, Serta menghidari kerumunan. Hal ini harapnya perlu adanya kesadaran terus menerus sehingga kasus Covid-19, Dapat di tekan disamping vaksinasi yang terus di gencarkan.

“kurangi mobilitas, Perkuat Imun dan Iman, Apalagi dalam bulan Ramadhan ini” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00