KONI Aceh Harap Tenis Berprestasi di PON XXI

KBRN, Banda Aceh : KONI Aceh berharap atlet tenis Aceh harus dapat berprestasi pada Pekan Olahraga Aceh (PON) XXI/2024 Aceh -Sumatera Utara.

"Pada PON XXI, cabang tennis dipertandingkan di Aceh. Karena kita tuan rumah, berharap tenis harus berprestasi," kata Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf yang diwakili Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang, Teuku Rayuan Sukma pada pembukaan Kejurda Tenis di lapangan Neusu, Banda Aceh, Jumat (26/2/2021).

Rayuan menyebutkan, tenis terakhir tampil di PON XVIII/2012 di Riau, setelah itu tidak lolos lagi ke PON. "Saat kita tuan rumah nanti, tennis Aceh harus berprestasi," ujarnya lagi.

Kecuali itu, ia juga mengingatkan pelaksanaan Kejurda ini tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) cegah corona virus desease 2019 (Covid-19).

"Ini Kejurda pertama digelar cabang tennis, pasca setelah diberi izin oleh Polri untuk menggelar event olahraga, namun tetap patuhi dan ikuti Prokes," ujarnya.

Kejuaraan daerah (Kejurda) tenis yang dibuka Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak, diharapkan dapat memunculkan calon atlet-atlet andal yang bisa memperkuat Aceh pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

Aminullah menyebutkan, pada prinsipnya Kejurda ini dapat menghasilkan atlet yunior untuk dipersiapkan saat Aceh jadi tuan rumah PON XXI/2024 bersama Sumatera Utara. "Kita harapkan muncul bibit petenis atau atlet yunior yang bisa memperkuat Aceh di PON XXI/2024," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Heri Laksana menjelaskan Kejurda untuk semua usia akan digelar 26 hingga 28 Februari 2021 di lapangan tenis Neusu, Banda Aceh. “Kejurda ini diikuti 54 atlet utusan dari 16 kabupaten/kota, memperebutkan hadiah total 15 juta,”ujarnya.

Disebutkan, event daerah ini mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra. Pada nomor ganda akan diikuti 40 pasangan dan tunggal sebanyak 51atlet.

"Kejurda ini merupakan agenda dari program pembinaan prestasi Pengprov Pelti Aceh, sebagai pemanasan, persiapan pelaksanaan Pra PORA dan PON 2024," kata Heri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00