Mustafa Ishak Pimpin Pengcab PBVSI Aceh Besar

KBRN, Kota Jantho : H.Mustafa Ishak terpilih sebagai ketua umum Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengcab-PBVSI) Aceh Besar untuk periode 2020-2024.

Terpilihnya Mustafa Ishak sebagai orang nomor satu di induk cabang olahraga bola voli di Aceh Besar setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PBVSI Aceh Besar yang digelar di Aula Sekretariat KONI Aceh Besar, Lambaro, Minggu (17/1/2021) malam.

Pada Muscab yang dipimpin Mukhtar Syamaun, para peserta berjumlah 20 orang mewakili klub bola volli di Aceh Besar selain memilih Mustafa Ishak sebagi ketua umum juga menetapkan empat anggota tim formatur Muhammad Basyir, M Kamil Zuhri, Firdaus dan Syamsuddin.

Ketua Umum KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim yang akrab disapa Ucok Sibreh usai membuka Muscab PBVSI Aceh Besar kepada wartawan mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas telah diadakan Muscab PBVSI Aceh Besar.

“Saya berharap dengan telah terpilihnya ketua umum Pengcab PBVSI Aceh Besar dapat terbentuk pengurus lengkap yang mampu memajukan olahraga bola volli untuk meraih prestasi terutama menghadapi Prakualifikasi PORA 2021 dan PORA XIV/2022 di Kabupaten Pidie,’pintanya.

Muhibuddin Ibrahim yang juga ketua Komisi V DPRK Aceh Besar menambahkan, Pengurus KONI Aceh Besar pada 24 Januari 2022 mendatang akan mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Kerja (RAKER).

”Pada kegiatan tersebut akan dibicarakan tentang Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menghadapi Prakualifikasi PORA dan PORA untuk semua cabang olahraga yang ada di Aceh Besar,”pungkasnya.

Sementara itu ketua umum terpilih Pengcab PBVSI Aceh Besar Mustafa Ishak mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada semua peserta Muscab yang telah mempercayakan dirinya sebagai ketua umum dan siap untuk memajukan olahraga bola volli dari yang telah ada selama ini.

“Untuk itu dalam waktu dekat setelah menyusun pengurus lengkap langsung dilakukan persiapan rekrut atlet bola volli menghadapi Prakualifikasi PORA dan PORA,”demikian Mustafa Ishak yang juga anggota Komisi III DPRK Aceh Besar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00