Dilema Kegiatan Olahraga di Masa Pandemi. Dari Ditunda Hingga Dibatalkan

KBRN, Sabang: Aktifitas olahraga khusunya di Kota Sabang selama masa pandemi, cukup lama terhenti. Sejumlah kegiatan yang harusnya telah digelar, terpaksa harus ditunda bahkan dibatalkan.

Adapun penundaan dan pembatalan kegiatan dimaksud, mulai dari pembinaan dan latihan rutin para atlet binaan Disdikpora, hingga pembatalan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), yang tadinya direncanakan akan digelar di Aceh Barat.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Sabang, melalui Kepala bidang Olahraga, Hendra Mulia saat diwawancrai RRI sangat menyayangkan keadaan ini. Namun demikian pihaknya tidak dapat berbuat banyak.

“Secara pribadi saya menginginkan kegiatan olahraga ini dihidupakan kembali, dengan catatan tetap menjaga protokol kesehatan. Pemasalahannya kan kita tetap harus ikuti petunjuk dari pimpinan, dan menunggu putusan dari gugus covid,” ujar Hendra, Senin (19/10/20).

Sementara untuk kedepannya kata Hendra, pihaknya telah merumuskan kembali rencana anggaran pembinaan atlet. Namun demikian, kesemuanya itu nantinya akan kembali kepada kebijakan pimpinan dan pemberian izin dari pihak yang menangani permasalahan covid-19 di Kota Sabang.

“Kedepannya kita sudah anggarkan kembali untuk pembinaan ini. mungkin kita bisa mulai di tahun depan. Tahun depan program- program untuk kita aktifkan kembali. Tinggal kita meminta izin dari gugus covid,” terangnya lagi.

Diakuinya, meski dalam keadaan seperti ini, sejumlah cabang olahraga baik binaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Sabang, maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), tetap melaksanakan latihan rutin dalam dua bulan terakhir. Namun demikian, pelaksanaannya tetap memerhatikan protokol kesehatan, serta jumlah atlet yang hadir dalam tiap latihan tetap dibatasi. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00