Gubernur Aceh Apresiasi Kejuaraan Indonesia Terbuka

KBRN, Banda Aceh : Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah memberikan apresiasi atas pelaksanaan kejuaraan panahan terbuka Indonesia atau Kejuaraan Indonesia Open yang juga sirkuit nasional (Sirnas) Stage I di Banda Aceh.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadispora Aceh, Dedy Yuswadi, AP pada pembukaan Indonesia Open/Sirnas di lapangan Tugu, Darussalam, Banda Aceh, Minggu (22/5/2022) sore.

Gubernur Aceh mengatakan, pelaksanaan event panahan tersebut menjadi jembatan dari pembinaan yang dilakukan secara berkepanjangan.

"Pagelaran Indonesia Open/Sirnas juga sesuai dengan program Pemerintah Aceh dalam melakukan pembinaan prestasi olahraga,"jelasnya.

Selain itu, katanya, panahan masuk dalam desain besar olahraga nasional dari 14 cabang olahraga unggulan yang dipertandingkan di olimpiade.

"Bagi atlet Aceh, event tersebut juga menjadi ajang penempaan diri untuk meraih prestasi, terutama menghadapi PON XXI/Aceh-Sumatera Utara," demikian Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf yang diwakili Wakil Ketua Umum IV, Faisal Saifuddin menyebutkan, event Indonesia Open ini sangat penting bagi atlet Aceh sebagai persiapan menghadapi PON XXI/2024. 

"Cabang olahraga panahan akan diperlombakan di Aceh pada PON XXI, sehingga event juga menjadi ajang persiapan bagi Aceh sebagai tuan ruma,"ujarnya.

Faisal mengatakan, ini suatu tantangan untuk dihadapi dengan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk meraih medali emas di PON XXI

"Sebagai tuan rumah juga harus segera berbenah, sehingga pelaksanaan pertandingan cabang panahan di Aceh akan lebih baik dari PON sebelumnya,"tambahnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulam Panahan Indonesia (PB Perpani) Hj Illiza Sa'aduddin Jamal, mengharapkan, dari Kejuaraan Indonesia Open ini dapat menghasilkan atlet-atlet terbaik menghadapi olimpiade.

Illiza menyebutkan, setelah Indonesia Open dan Sirnas stage I ini, selanjutnya ada kejuaraan nasional (Kejurnas) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Juni dan kejuaraan nasional di Yogyakarta pada Oktober 2022. Selain itu pemusatan latihan nasional (Pelatnas) terus berjalan menghadapi Asian Games dan Olimpiade.

Illiza menyebutkan, panahan Indonesia baru saja meraih prestasi terbaik di SEA Games Vietnam, yaitu sebagai juara umum dengan mengoleksi 5 medali emas dan satu medali perak.

"Mereka berlatih konsisten, mental kuat dan fokus, sehingga meraih prestasi terbaik," ujarnya.

Illiza mengharapkan, para pemanah Aceh harus terus berlatih dan berjuang, sehingga bisa masuk Pelatnas Olimpiade.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Ahmad Husein melaporkan, Kejuaraan Indonesia Open/Sirnas Stage I, akan digelar 22 hingga 28 Mei 2022 di Lapangan Tugu, Darussalam, Banda Aceh. 

Menurutnya, kejuaraan diikuti oleh 558 atlet Sumatera, Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali dan Kalimantan Timur dan tuan rumah Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan, kejuaraan ini memperlombakan divisi recurve, compound, nasional, barebow perorangan, beregu putra-putri, beregu mix team memperebutkan 31 medali emas, 31 medali perak, 31 medali perunggu.

"Para juara dari event ini akan diberikan hadiah berupa piala tetap dari Pemerintah Aceh dan piala bergilir dari Perpani," demikian Ahmad Husein.(*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar