Dua Atlit Cabor Sepatu Roda Aceh Singkil Lolos Masuk PORA Pidie 2022

KBRN, Aceh Singkil:  Dua Atlit Cabang Olahraga Sepatu Roda Aceh Singkil  Lolos masuk Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) XIV Pidie tahun 2022.  Keduanya dinyatakan lolos dalam hari pertama Prapora Cabang Olahraga Sepatu Roda, yang digelar 26 s.d 28 November 2021 di Banda Aceh.  Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Aceh Singkil, karena  meskipun Asosiasi Cabang Olahraga Sepatu Roda baru terbentuk pada Oktober 2021 lalu, namun berhasil lolos menuju PORA 2022.

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Aceh Singkil, Dahrizal, kepada RRI, menjelaskan, dari delapan atlit yang  diikutsertakan dalam Prapora Cabang Olahraga Sepatu Roda, dua diantaranya berhasil lolos pada hari pertama seleksi, Jumat, 26 November 2021.  Yaitu satu orang kategori putra, dan satu orang kategori putri. 

“Pada hari pertama, kita sudah menurunkan dua orang atlit.  Ramadhan, putranya, terus Nabila Eka, putrinya. Ramadhan tadi pagi dia di lintasan pertama di 42.000 Meter, Ramadhan menduduki posisi ketiga.  Artinya, dia sudah mendapat tiket untuk PORA di Pidie. Selanjutnya Nabila Eka, dia di kelas 15.000 Meter, atau 15 Kilo, Nabila Eka dari Aceh Singkil menduduki posisi kedua, dan juga mendapat tiket ke PORA Pidie,” terang Dahrizal, Jumat (26/11/2021).

Lebih lanjut Dahrizal mengatakan dalam kepengurusan Cabang Olahraga Sepatu Roda Aceh Singkil, berhasil diseleksi 25 atlit. Namun karena keterbatasan sarana, khususnya ketersediaan sepatu roda, maka Persatuan Olahraga Sepatu Roda Aceh Singkil hanya mampu menurunkan sebanyak delapan orang atlit untuk mengikuti Prapora 2021 di Banda Aceh.

“Perserosi Aceh Singkil sudah terbentuk sejak Oktober 2021.  Memiliki seluruhnya 25 atlit yang sudah kita jaring di daerah Kabupaten Aceh Singkil.  Jadi setelah adanya agenda PORA, jelas kita mengadakan agenda Prapora. Jadi disini, tanggal 26-28 November, Perserosi mengadakan Pra Pora tepatnya di Banda Aceh. Jadi kami di Aceh Singkil Cuma bisa menseleksi dari 25 bisa menyeleksi delapan.  Kita kan dari Aceh Singkil kualahan tentang  sarana.  Jadi sarana yang bisa kita akomondir hanya beberapa pasang sepatu. Artinya gantian,” tuturnya.

Dikatakan Dahrizal, enam atlit lainnya dijadwalkan akan bertanding pada tanggal 27 dan 28 November 2021.  Ia berharap doa dari masyarakat Aceh Singkil untuk seluruh atlit, agar senantiasa sehat, sehingga dapat mengikuti pertandingan dengan baik.

“Harapan kita kepada masyarakat Aceh Singkil agar mendoakan anak-anak kita sehat selama mengikuti pertandingan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar