Atlet Panahan, Anggar dan Wushu Kontingen Aceh Bertolak ke Papua, Target Emas

KBRN, Banda Aceh : Atlet anggar, panahan dan wushu siap mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Aceh pada PON XX Papua, 2 - 15 Oktober 2021.

Tim tiga cabang olahraga itu telah berangkat ke Papua melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu (25/9/2021) petang. Anggar, panahan dan wushu termasuk andalan Aceh dari 26 cabang olahraga yang mengikuti PON, untuk meraih medali emas.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh/Ketua Pelatda PON, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd dan Sekretaris Umum, M Nasir Syamaun, SIP, MPA turut mengantar para atlet ke Bandara berkesempatan memberikan semangat dan motivasi sembari mengingatkan tetap menjaga kesehatan.

M Nasir yang juga Ketua Umum Pengprov IKASI Aceh, juga bersempat memberikan arahan dan motivasi kepada para atletnya.

Tim Anggar berkekuatan delapan atlet terdiri dari enam putra yaitu Erwantona, Zaidil Almuqaddim, Yudi Anggara Putra, Ody Tasmara, Saidi Banda Mulkan, M Dhimas Mahendra dan dua putri yaitu Ummi Nadra, Elvanda Cantika Putri.

Didampingi manejer Husaini, S.Pd, M.Pd, empat pelatih yaitu Fathullah, Supian Tasfiandi E, Ivansyah Putra, Marzuki Saputra (F Admorer) dan Darmawan (official/pendamping).

Cabang olahraga pedang ini menargetkan satu medali emas. Pertandingan akan berlangsung 4 - 9 Oktober di Merauke.

Cabang panahan yang menargetkan dua medali emas, berkekuatan delapan atlet terdiri dari enam putra yaitu Dhia Rahmat, Nuzul Puji Rama, M. Farhan berlomba di divisi recurve, M. Mondir divisi compound dan Fahrul Azmi, M. Iqbal (divisi nasional). Dua putri yaitu Lilis Safriana (divisi recurve) dan Munawarah (divisi compound).

Didampingi Manejer tim, Dr Nyak Amir, M.Pd, Official, Kolonel CAJ (Purn) Dr Ahmad Husein, S. MA, Pelatih : Gagarudi, Nurbeni, Irwansyah dan mekanik Syafruddin.

Cabang panahan mulai diperlombaan 28 September hingga 9 Oktober 2021 di Sentani, Jayapura. Memperebutkan 15 medali emas, 15 medali perak dan 15 medali perunggu.

Tim Wushu Aceh bertekad meraih medali, mengandalkan dua atlet yaitu Kahawitan Fitriadi (kelas 75 kg) Rahmad Dwi Kurniawan (70 kg) dan Eko Juned, Hanafiah Usman (pelatih) dengan pendamping Munawardi Ismail. Wushu mulai dipertandingkan di Merauke, 29 September. (*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00