[Cek Fakta] Rokok Hilangkan Stress

KBRN, Banda Aceh : Beredar sebuah pernyataan sejak dulu jika merokok dapat menghilangkan stress seseorang.

Tidak sedikit orang yang menggunakan rokok untuk atasi stres. Nikotin menciptakan rasa relaksasi secara langsung, sehingga perokok berkeyakinan kalau nikotin dapat mengurangi stres dan kecemasan. 

Padahal, hal tersebut hanya efek sementara dan seseorang akan terus menerus merokok agar mendapat efek tersebut.

Dilansir dari laman Mental Health, penelitian membuktikan jika merokok  justru meningkatkan kecemasan dan ketegangan. 

Nikotin menciptakan rasa relaksasi secara langsung, sehingga perokok berkeyakinan kalau nikotin dapat mengurangi stres dan kecemasan. Perasaan ini bersifat sementara dan selanjutnya akan timbul gejala penarikan dan keinginan yang meningkat untuk merokok. 

Merokok mengurangi gejala penarikan, tetapi tidak mengurangi kecemasan ataupun stres.

Nikotin merangsang pelepasan zat kimia dopamin di otak. Dopamin terlibat dalam memicu perasaan positif. Pada orang yang depresi, kandungan dopamin dalam otaknya cenderung rendah. 

Alhasil, orang tersebut menggunakan rokok sebagai cara untuk sementara meningkatkan pasokan dopamin. Namun, merokok justru mendorong otak untuk mematikan mekanisme pembuatan dopamin sehingga dalam jangka panjang pasokannya berkurang. Pada gilirannya, kondisi ini mendorong orang untuk merokok lebih banyak.

Maka dapat disimpulkan jika merokok untuk menghilangkan stres itu adalah salah atau tidak benar.

Faktanya, Merokok mengurangi gejala penarikan, tetapi tidak mengurangi kecemasan ataupun stres.(Vinta/KBRN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar