Tangkal Pemberitaan Hoax Kemenag Aceh Singkil Sosialisasi KMA No. 660

KBRN, Banda Aceh : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) melakukan sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji  pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

Kepala Seksi PHU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil, Istadi Putra, M.Ag mengatakan,  Pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan KMA Nomor 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji. KMA Nomor 660 tahun 2021 ini disosialisasikan kepada masyarakat  terutama bagi Jemaah haji yang batal berangkat tahun  ini.

“Tujuan dilaksanakan sosialisasi ini agar masyarakat dapat mengetahui serta memahami secara utuh keputusan pembatalan pemberangkatan haji tahun ini, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang sama serta dapat saling menguatkan satu sama lainnya dan yakinlah dibalik keputusan pembatalan pemberangkatan ini ada hikmahnya bagi kita semua”, jelas , Istadi Putra, pada kegiatan sosialisasi KMA No. 660 Tahun 2021, di Gedung Langgeng Jaya, Gunung Meriah, Kamis (05/08/2021).

Sementara itu, ditempat yang sama, Kakankemenag, H. Saifuddin, SE mengatakan, keputusan menteri agama tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun ini sudah melalui kajian dan pertimbangan yang komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada.

“Keputusan ini diambil demi mengutamakan keamanan dan menjaga kesehatan serta keselamatan para jemaah haji. Pasalnya hingga saat ini  pandemi Covid -19 tak kunjung berakhir”, ungkapnya.

Saifuddin juga mengajak kepada seluruh CJH Aceh Singkil untuk ikhlas dan sabar serta menerima dengan lapang dada terkait dengan keputusan pembatalan keberangkatan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M serta tidak mempercayai berita hoax terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji.

"Bapak/ibu disini saya luruskan bahwa pemberitaan yang sekarang beredar luas di tengah-tengah masyarakat terkait uang jemaah haji dipakai untuk keperluan pemerintah itu merupakan hoax dan tidak benar. Saya menghimbau silahkan sampaikan kepada rekan-rekan kita diluar sana untuk menyangkal pemberitaan itu." Jelasnya

Ditambahkannya, jemaah haji yang batal berangkat tahun 2020 dan tahun 2021  otomatis menjadi prioritas berangkat haji pada tahun 2022.

“Saya harap kepada CJH Kotabaru  untuk tetap sabar dan ikhlas menerima keputusan ini. karena pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan KMA 660 tentang pembatalan keberangkatan haji tahun 2021 semata-mata diperuntukan demi keselamatan dan kesehatan seluruh jemaah haji,” tukasnya.

Dalam sosialisasi tersebut turut hadir, Calon Jamaah haji, Kakankemenag, Kasubbag TU, Kasi Bimas, Kasi PHU, Kasi Pendis, Kepala Penyelenggara Zawa, Kepala KUA Kecamatan, Penyuluh Agama Islam, Penghulu, OKP, Ormas, Tokoh masyarakat

Tokoh Agama serta dari Forkopimda, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan dan Kadis Syariat Islam Kab. Aceh Singkil.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00