KIP : Informasi Hoax dan Terorisme Sama-sama Berbahaya

KBRN, Banda Aceh : Komisi Informasi Pusat menegaskan bahwa para pembuat dan penyebar hoax sama bahaya nya dengan para pelaku terorisme.

Ketua Komisi Informasi Pusat, I Gede Narayana mengatakan para pelaku terorisme dan penyebar memiliki kesamaan untuk membahayakan negara, merugikan negara, hingga pembunuhan karakter.

"Pelaku terorisme dan pembuat serta penyebar hoax dapat disamakan, artinya dia sama itu karena terorisme dan penyebar hoax dapat membahayakan masyarakat," kata Gede Narayana dalam Dialog Kebangsaan Prajaniti secara daring, Sabtu (10/07/2021).

Gede juga mengajak bagi masyarakat untuk dapat beraktivitas di media sosial dengan bijak tanpa termakan oleh segala macam informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Sejalan dengan itu Direktur Pencegahan Terorisme BNPT, Brigjen Pol Ahmad Nurwahid menyebut bahwa kekerasan terorisme tidak hanya dapat dilakukan secara fisik namun juga verbal seperti ujaran kebencian, sesuai UU no 5 tahun 2018 tentang terorisme. Sehingga informasi melalui pemberitaan yang memberikan indikasi untuk mengancam kehidupan bermasyarakat tidak dapat dipandang remeh jika dibiarkan.

"Kekerasan di sini bukan hanya kekerasa  fisik, tapi juga verbal," kata Ahmad dalam kesempatan yang sama.

Ketua Umum DPP Prajaniti Indonesia, KS Arsana mengingatkan bahwa kesatuan sebagai bangsa dapat diperkuat dengan mencegah radikalisme serta informasi hoax supaya tidak mengganggu kehidupan masyarakat. Untuk itu, tata krama, etika, dan sopan santun dalam menghargai perbedaan di antara seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Termasuk tata krama bagaimana menyikapi, meniadakan, atau melawan ujaran kebencian atau berita-berita yang tidak benar," tandas Arsana.(kbrn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar