Kominfo RI selenggarakan Program Webinar Literasi digital di Sabang

KBRN, Banda Aceh : Kementerian Komunikasi dan Informatika RI akan melaksanakan 3 sesi Webinar Literasi digital pada Juni di Sabang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap 4 Pilar Digital yakni skills, Ethics, Culture, dan Safety.

Kementerian Kominfo RI melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) memiliki target hingga tahun 2024  menjangkau 50 juta masyarakat literasi di bidang digital. Sementara tahun 2021 ini 12 juta masyarakat diharapkan dapat di jangkau.

Untuk itu pada tahun ini Ditjen Aptika menetapkan penyelenggara di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota, Termasuk Kota Sabang.Terkait itu pada bulan Juni ini direncanakan akan dilaksanakan 3 Sesi Webinar.

Runner Tim Literasi Digital Wilayah Sabang Putri Balqis menjelaskan peningkatan pemahaman literasi digital ini akan di isi oleh sejumlah narasumber yang cakap baik lokal maupun Nasional dalam menjelaskan materi dari tema 4 pilar Digital yakni Skills, Ethics Culture dan Safety .

“Ada 4 pilar yang akan kita gulirkan dalam 2 sesi webinar yakni digital skill, ethics, culture dan safety dengan pembicar ayang ahli dibidangnya, baik lingkup lokal dan nasional. ini semoga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terhadap literasi digital di Sabang” ujarnya Senin (07/06/2021).

Dalam Kegiatan ini  tambah Putri Tim Literasi Digital Sabang juga mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah Kota Sabang, lewawt berbagai masukan lewwat ide maupun usulan pembicara dalam kegiatan itu. Dia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat di tengah pandemic sekarang ini, diman media online sangat massive dipergunakan di berbagai kalangan.

Sementara itu Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemko Sabang Ady Akmal Shiddiq menjelaskan pemanfaatan Literasi Digital di era kini sangat penting. Dia menjelaskan berbagai informasi dan isu beredar begitu cepat di media sosial. Dia mencotohkan hasil dari satu Kesepakatan yang harusnya masih dikoreksi di sana sini dan belum di sahkan Pimpinan Pemerintahan, bisa dengan mudah beredar ke masyarakat. Disinilah sering terjadi persepsi berbeda dari yang seharusnya. Akibatnya dapat meresahkan masyarakat itu sendiri. Untuk itu kata dia Pemerintah Kota Sabang melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan sangat mendukung dan mengharapkan kegiatan ini dapat meminimalisir hal tersebut.

‘Kami dari pemerintah Kota Sabang menilai kegiatan ini penting dan perlu dilaksanan, Guna meningkatakan pemahaman masyarakat terhadap 4 pilar Digital itu. Karena bukan jadi rahasia lagi Informasi sangat mudah beredar, terutama di media Sosial. Ingin jadi yang pertama dan tercepat, ini yang harus dihindari” Himbaunya.

Sementara terkait tema Adi menambahkan topik upaya menangkal isu tidak benar atau hoax dan Pemanfaatan media digital untuk meningkatkan eknomi masyarakat, menurutnya harus lebih banyaak di kedepankan, Agar masyaraat lebih paham bagaimana menyaring dan menggunakan jarinya dengan benar untuk memanfaatkan dan berbagi Informasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar