Anggota DPRK Minta Pendataan Penerima Program BPUM Sesuai Kriteria

KBRN, Singkil:  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil, Ahmad Fadli, S.Sos.I meminta Pendataan Penerima Program Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) agar sesuai kriteria. Yaitu pendataan terhadap Calon Penerima BPUM yang akan menerima  bantuan dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, senilai Rp 2.400.000/ orang.

Ahmad Fadli, kepada wartawan mengatakan sistem pendataan calon Penerima BPUM harus dilakukan sesuai kriteria dan adil.  Sehingga penerima bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Sampai hari ini kan, informasi kan sedang melakukan sistem pendataan.  Orang-orang yang mendapatkan itu harus memenuhi kriteria dan adil.  Arti adil itu kan luas.  Artinya menurut saya keadilan, harus tepat sasaran,” tegas Ahmad Fadli.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menangah (Disperindagkop) Aceh Singkil, Faisal, S.Pd mengatakan pendataan sudah sesuai dengan petunjuk yang diberikan.  Disperindagkop hanya melakukan pendataan, sedangkan yang menentukan dari Pusat.

“Ini kan ada petunjuk.  Kami berdasarkan petunjuklah yang kami jalankan.  Sesuai aturan.  Kami punya grup. Punya kawan di Banda Aceh, di Jakarta. Kita hanya mendata, yang menentukan di pusat, yang memverifikasi itu di pusat,” kata Faisal.

Adapun pendataan untuk Calon Penerima Bantuan Pelaku Usaha mIkro (BPUM) masih berlangsung, yang sudah berjalan sejak 8 Oktober 2020 dan akan berakhir sampai 15 November 2020 mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00