Dampak Covid 19,Tiga Raqan Inisiatif Dewan Ditarik dari Proleg Tahun 2020

KBRN, Aceh Singkil:  Dampak Pandemi Covid 19 di Kabupaten Aceh Singkil, Tiga Rancangan Qanun Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil ditarik dari Program Legislasi Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2020. Hal ini disampaikan Ketua Badan Legislasi DPRK Aceh Singkil, Ahmad Fadli, dalam Paripurna Penyampaian Laporan Badan Legislasi Terhadap Rancangan Qanun Tentang Perubahan Atas Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2017 – 2020.

Ahmad Fadli mengatakan sebanyak tiga Rancangan Qanun Inisiatif DPRK Aceh Singkil yang sebelumnya diusulkan pada Program Legislasi Kabupaten Aceh Singkil  Tahun 2020 ditarik karena dampak Pandemi Covid 19 dan Refocusing Anggaran. Tiga Rancangan Qanun tersebut akan diusulkan kembali dalam Program Legislasi Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2021.

“Sehubungan dengan kondisi negara kita saat ini yang sedang mengalami Pandemi Covid 19, dan terjadi Refocusing Anggaran, sehingga Rancangan Qanun tersebut kitar tarik kembali dan akan kita usulkan kembali dalam Program Legislasi Kabupaten Aceh SingkilTahun 2021, dengan harapan untuk Rancangan Qanun inisiatif ini dapat dialokasikan dalam APBK Tahun 2021,” kata Ahmad Fadli.

Dikatakan Ahmad Fadli, untuk 10 Rancangan Qanun usulan Bupati, dua Rancangan Qanun sudah dibahas dan akan disetujui bersama dan  satu Rancangan Qanun sudah ditarik kembali dari Program Legislasi Tahun 2020, dan satu Rancangan Qanun sudah diterima Badan Legislasi, namun belum bisa dibahas bersama karena dokumen pendukung belum lengkap.   Selanjutnya tiga Rancangan Qanun wajib merupakan kewenangan pembahasan pada Badan Anggaran. Dan selebihnya Draf Rancangan Qanun tersebut belum disampaikan kepada DPRK untuk Pembahasan.

Adapun sebelum Pandemi Covid 19, Rancangan Qanun Prioritas yang termuat dalam Program Legislasi Kabupaten Aceh Singkil tahun 2020, terdiri dari 13 Rancangan Qanun, yaitu: 10 Rancangan Qanun usulan Bupati, dan tiga Rancangan Qanun Inisiatif DPRK Aceh Singkil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00