Uang Makan Harian ASN Dipotong Enam Bulan, Banggar DPRK Alokasikan Anggaran sebesar Rp 969 Juta

KBRN, Aceh Singkil:  Dampak Covid 19 di Kabupaten Aceh Singkil, Pemerintah daerah telah melakukan Refokusing Anggaran dengan melakukan pengurangan di semua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), termasuk  perngurangan Tambahan Penghasilan Bedasarkan Pertimbangan Objek Lain, atau Uang Makan Harian Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 6 (enam) bulan.

Menyikapi hal ini, Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil meminta Pemda Aceh Singkil agar kembali mengalokasikan anggaran untuk dua bulan Uang Makan Harian  sebesar Rp 969 Juta. Hal ini disampaikan Juru Bicara Banggar DPRK, Ramli Boga, dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Badan Anggaran, tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA dan PPAS P) Aceh Singkil Tahun Anggaran 2020, Rabu (16/09/2020).

Ramli Boga menyampaikan,  dengan alokasi anggaran untuk uang makan harian ASN tersebut untuk meningkatkan semangat ASN.   Namun Uang Makan Harian untuk dua bulan tersebut dikhususkan untuk Staf.   

"Dalam hal ini  DPRK Aceh Singkil berpikir bagaimana tambahan penghasilan berdasarkan objektif lainnya atau uang makan harian ASN tersebut dianggarkan kembali.   Sehingga semangat kerja para ASN Lita dapat semangat kembali.  Maka melalui Tim Banggar DPRK kembali mengalokasikan Anggaran Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Objektif lainnya atau Uang Makan Harian ASN untuk dua bulan sebesar Rp 969 juta khusus Staf,” papar Ramli Boga.

Ramli Boga menegaskan  walaupun anggaran yang dialokasikan tidak seperti yang diharapkan, namun diharapkan dapat sedikit mengobati hati para ASN di Aceh Singkil.  Meskipun Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Objektif Lainnya atau Uang Makan Harian masih dipotong selama empat bulan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00