Wisata bukan satu-satunya sektor terdampak Pandemi di Sabang

jasa Konstruksi juga terpengaruh selam Pandemi di Sabang
Juli_ warga Sabang
Ka BPS Kota Sabang_T. Johansyah

KBRN, Sabang : Bukan saja Sektor Wisata Sektor Konstuksi dan Perdagangan juga Terdampak selama Pandemi di Sabang .

2 Sektor lain di Sabang sangat terpengaruh akibat Pandemi. Pembatasan guna menghindari Penularan Pandemi membuat dua sektor lain yakni Konstruksi dan Perdagangan juga ikut terdampak.   Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sabang sempat melakukan Survey dampak Pandemi pada pelaku Usaha Tahun 2020.

 “2 sektor ini juga saling terkait dengan sektor Wisata. Konstruksi selama ini menampung tenaga kerja, sedang Perdagangan juga menyangkut daya beli masyarakat, Sehingga in come berkurang. Jadi saling terkait” terang Kepal BPS Kota Sbaang T. Johansyah Kamis (17/9/2020).

Namun Untuk angka pasti dampak, sebut Johansyah perlu Analaisis di samping  menanti  hingga Pandemi berakhir.

“ ini belum kita munculkan ke publik, Persentasenya belum kita hitung karena waktunya lagi berjalan. Ini merupakan sampel-sampel tambahan di masa pandemi ini. perlu analisis lanjutan dan pandemi juga belum berakhir” tambahnya.

Survey Dampak pandemi 2020 BPS Kota Sabang mengambil sampel secara acak dari 10 bidang dari Responden yang paling berpengaruh selama Pandemi ini, diantaranya Konstruksi, Pertanian, Industri pengolahan, Perdanganan Besar dan Eceran, hingga Pengadaan air.

Jasa Konstruksi menyerap tenaga kerja cukup besar di Sabang, Apalagi dengan sistim padat karya yang memungkinkan masyarakat memperoleh pemasukan dari bidang tersebut. Dari pengakuan salah seorang warga Kuta Bawah Barat Kota Sabang Juli mengaku sektor ini memang jauh berkurang. Hingga September hanya satu proyek Renovasi Bangunan yang mulai dikerjakan di kawasannya.

“ ya baru kali inilah ada proyek disini. Ini lagi pembangunan ruko, agar tidak kumuh lagi seperti dulu. Lumayalah kita putra daerah bisa bekerja juga ada kegiatan dan pemasukanlah” terangnya.

Menyangkut materi bangunan selama ini akunya tidak ada kesulitan di apsok dari luar Sabang.

"Bahan ini dari Banda Aceh dan sebagian dari Sabang seperti bata. tidak ada kesulitan untuk bahan" ungkapnya.

Seluruh pihak berharap wabah ini segera berakhir. Dengan begitu roda ekonimi akan berjalan normal kembali seperti sediakala.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00