Cabut Subsidi LPG 3 Kg, Pemerintah diminta Beri Solusi Terbaik

KBRN, Banda Aceh: Mulai pertengahan tahun 2020, pemerintah berencana akan mencabut subsidi gas LPG 3 Kilogram. Dengan berlakunya kebijakan ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas, naik mencapai 75 %, dari kisaran Rp. 18.000 hingga Rp. 20.000 menjadi Rp. 35.000. Kebijakan tersebut dilakukan karena subsidi kurang efisien dan tidak tepat sasaran.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, Faisal mengakui, peruntukkan gas LPG 3 Kilogram bagi warga miskin selama ini,  memang sulit dilakukan oleh sejumlah pangkalan. Bahkan sekalipun penjualan dikhususkan untuk warga miskin, masih juga dinikmati oleh kalangan masyarakat mampu.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Bardan Sahidi berharap, dalam menerapkan kebijakan ini, pemerintah harus mampu memberikan solusi terbaik, dan melakukan pendataan secara teliti terhadap warga miskin.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, saat ini sedang melakukan pembahasan terkait kebijakan tersebut dengan dua alternatif pilihan, tetap memberikan subsidi namun dengan sistem penjualan tertutup,  yang dikhususkan bagi warga miskin, atau  memberikan bantuan uang tunai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00