Bank Aceh Kerjasama Dinas Koperasi UKM Latih Puluhan Pelaku Usaha Jasa Pangkas

KBRN, Banda Aceh : Bank Aceh bekerja sama dengan Dinas Koperasi usaha kecil dan menengah (UKM) Aceh menggelar pelatihan peningkatan kapasitas UMKM jasa pangkas rambut yang berlangsung di kantor Dinas Koperasi UKM Provinsi Aceh di Banda Aceh, Selasa (9/8/2022). 

Acara yang berlangsung selama dua hari 9-10 Agustus 2022 itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Koperasi UKM Aceh Saiful Bahri. 

Turut hadir Pimpinan Bank Aceh Kantor Pusat Operasional Fadhil Ilyas dan sejumlah pejabat Bank Aceh. 

Pimpinan Bank Aceh Kantor Pusat Operasional Fadhil Ilyas mengatakan, kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM jasa pangkas rambut ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi bagi pelaku jasa pangkas rambut di Aceh. 

Menurutnya, kegiatan yang diinisiasikan oleh Bank Aceh tersebut dapat membuka peluang lapangan kerja seluas-luasnya sehingga membantu ekonomi masyarakat. 

"Kita berharap pelatihan ini akan lahir label-label pangkas baru. Selain membuka lapangan kerja, serta juga membuka peluang ekonomi kepada masyarakat. Dari sini diharapkan lahir tenaga pangkas rambut yang handal, tenaga kerja bertambah, lapangan kerja terbuka, kemakmuran tercipta kepada masyarakat Aceh," kata Fadhil. 

Dia menyatakan, saat ini jasa pangkas rambut tradisional dan modern menjadi pilihan konsumen. Oleh sebab itu, kehadiran jasa pangkas modern ini tidak menggerus jasa pangkas tradisional. 

Melalui pelatihan ini lah, kata Fadhil, para pelaku usaha jasa pangkas bisa berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen. 

"Misalnya, pelayanan berbasis online. Konsumen tidak perlu antri lama, cukup daftar dari sebuah aplikasi, itu contohnya. Belum lagi, ada inovasi lain, misal tidak hanya fokus pada jasa pangkas rambut saja, tapi disitu ada pelayanan lainya, seperti cuci rambut, dan lain sebagainya. Selama ini yang kita lihat kan hanya jasa pangkas rambut saja. Kalau ini bisa dikembangkan maka akan terbuka peluang kerja lainya," beber Fadhil. 

Fadhil menambahkan, pandemi covid 19 berdampak pada segala sektor, termasuk sektor UMKM juga ikut terpukul. 

Kehadiran Bank Aceh, kata Dia, untuk membantu ekonomi masyarakat lewat pelaku UMKM agar bisnis mereka tetap berjalan. 

"Kita tentu akan memudahkan para pelaku UMKM tidak hanya jasa pangkas saja, tapi UMKM lainya juga kita bantu pembiayaan modal usaha," ucapnya. 

Fadhil menyampaikan, pembinaan dan pemberdayaan UMKM telah dilakukan Bank Aceh sejak sebelum pandemi hingga sekarang. 

"Tahun-tahun lalu juga pernah dilaksanakan pembinaan UMKM sejak sebelum pandemi, seperti pembinaan UMKM bagi masyarakat pesisir di Lampulo dan Ulee Lheue," ujarnya. 

Kemudian peningkatan produk UMKM, pelatihan pemanfaat aplikasi digital untuk UMKM, kemudian pemasaran secara online. Program pelatihan penggemukan sapi yang dilaksanakan beberapa bulan lalu bekerja sama dengan Dinas Peternakan Aceh. 

Kemudian pelatihan kepada petani cabai di kabupaten Aceh Besar dan pelatihan peningkatan kelompok pengrajin bordir. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi UKM Aceh Saiful Bahri mengapresiasi kegiatan pelatihan yang digelar oleh Bank Aceh kepada pelaku UMKM jasa pangkas rambut. 

"Pelatihan ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan menciptakan peluang bisnis yang bersaing. Dinas Koperasi UKM Aceh mengapresiasi Bank Aceh yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Lewat pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan terobosan, teknologi yang modern sehingga dapat berinovasi dengan usaha-usahanya," kata Saiful. 

Saiful berharap kegiatan ini tidak hanya fokus dilakukan di wilayah Kota Banda Aceh. 

"Kami berharap tidak berfokus di Banda Aceh, tapi dilakukan juga di kabupaten lainya," tambah Saiful. 

Menurut Saiful, saat ini pemerintah Aceh sangat konsen untuk meningkatkan kembali ekonomi masyarakat lewat UMKM. 

"Pembinaan UMKM ini sangat menjadi prioritas oleh pak Pj Gubernur. Karena lewat UMKM dapat menghidupkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi covid-19," jelasnya. 

Kegiatan pelatihan dengan tema meningkatkan keterampilan jasa pangkas rambut tradisional melalui pembangunan usaha pangkas modern babershop ini diikuti sekitar 40 peserta dengan menghadirkan narasumber berkompeten. 

Para peserta pelatihan juga mendapatkan sejumlah peralatan pangkas rambut hingga voucher workshop Indonesia Barber yang akan berlangsung di Taman Budaya Banda Aceh. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar