Sosialisasi Zakat Profesi di Kanwil Kemenkumham Aceh

KBRN, Banda Aceh : Baitul Mal Aceh mengadakan Sosialisasi Zakat Profesi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, yang bertempat di Aula Bangsal Garuda pada Selasa (5/7/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh (Meurah Budiman), Kepala Divisi Administrasi (Rakhmat Renaldy), Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Sasmita), Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Pegawai Kantor Wilayah, dan tim dari Baitul Mal Aceh.

Membuka kegiatan, Meurah Budiman menyampaikan jajarannya akan selalu memastikan untuk mendukung program positif dari Pemerintah.

“Tentunya kita mendukung program ini, karena zakat itu tidak hanya sebagai kegiatan memberi, tapi juga bermakna harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan,” sebut Meurah Budiman.

Ketua Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh, Prof. Dr. Al Yasa’ Abubakar memaparkan materinya tentang “Harta Kena Zakat dalam Fiqih dan Qanun 10/18”. Beliau mengatakan selama ini masih banyak yang belum memahami harta apa saja yang dikenakan zakat dan bagaimana pemotongannya.

“Harta tidak boleh hanya beredar dikalangan tertentu atau terbatas, tetapi harus diperputarkan dikalangan umat”, ucap Ketua Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh tersebut.

Beliau juga menambahkan, aturan pemungutan zakat sudah ada sejak masa sahabat Nabi yaitu masa Sayyidina Usman. “Usman mengutip zakat atas uang tunjangan atau gaji yang dibayar Khalifah (Pemerintah) kepada para sahabat. Tindakan ini dilanjutkan oleh Khalifah Mu’awiyah bin Abi Sufyan”, tambah Prof. Dr. Al Yasa’ Abubakar.

Diakhir kegiatan, Meurah Budiman mengatakan akan membentuk tim zakat di kantor wilayah. “Zakat merupakan salah satu sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) Provinsi Aceh. Maka dari itu Kanwil Kemenkumham Aceh akan membentuk tim pengumpul zakat profesi di lingkungan Kanwil Kemenkumham Aceh”, tutup Meurah Budiman.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar