Angka Kemiskinan Di Kota Sabang Meningkat Akibat Pandemi Covid 19

KBRN, Banda Aceh : Pandemi Covid-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir akibatkan angka kemiskinan di Kota Sabang bertambah di tahun 2021 lalu. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sabang tingkat kemiskinan selama tahun 2021 bertambah 15,32% dibandingkan pada tahun 2020 hanya 14,94 %. Demikian dikatakan kepala Badan Pusat Statistik Ir. Maimun.

Menurutnya, masyarakat Sabang menggantungkan hidupnya disektor pariwisata, yang paling terdampak pandemi Covid-19 dengan penurunan drastis jumlah kunjungan wisatawan.

“Dampak yang sangat besar itu dari sektor pariwisata, yang merupakan sektor andalan di Sabang, karena dari pariwisata akan mendukung jasa-jasa yang lainnya seperti transportasi, konsumsi, dan akomodasi,” ujar Maimun, Senin (24/1/22).

Jumlah penduduk pertengahan tahun pada tahun 2020 sebanyak 34589 jiwa, dengan jumlah penduduk miskin 5,27 ribu jiwa, sementara pada tahun 2021 mengalami sedikit penambahan sebanyak 34835 jiwa, dengan jumlah penduduk miskin 5,38 ribu jiwa.

“Dasar nya perhitungan penduduk miskin itu, adanya survey jumlah penduduk dipertengahan tahun di Kota Sabang, pada tahun 2020 sebanyak 34589 jiwa dan pada 2021 sebanyak 34835 jiwa,” tambahnya.

Maimun berharap, kedepannya kondisi perekonomian di Kota Sabang dapat pulih dan normal kembali, tidak hanya bagi sektor pariwisata saja namun di semua sektor sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Sabang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar