Pimpinan BSI Aceh Sebutkan Penting Peran Media dalam Layanan Perbankan

KBRN, Banda Aceh : Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional I Aceh mengakui pentingnya peran media dalam membentuk image postif tentang layanan perbankan kepada masyarakat, termasuk berbagai produk bank syariah. 

“Terima kasih atas kerja sama yang telah terbangun selama ini dengan kawan-kawan wartawan dari PWI dan insya Allah kita akan terus bersinergi untuk penguatan layanan bank berbasis syariah,” kata CEO BSI Regional I Aceh, Wisnu Sunandar Ketika menerima audiensi Pengurus PWI Aceh di kantornya, Jalan Tgk Daud Beureu-eh, Kawasan Simpang Jambo Tape, Banda Aceh, Jumat sore, 21 Januari 2022. 

Kehadiran Pengurus PWI Aceh diterima langsung oleh Wisnu Sunandar bersama Corporate Communications BSI Pusat Sofa Sofyan dan HCBPTL & Humas BSI Regional 1 Aceh Nasruddin.

Sedangkan Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin didampingi Wakil Ketua Bidang Kesra Muhammad Saman, Wakil Sekretaris II Abdul Hadi, Wakil Bendahara Dian Fatayati, Ketua Seksi Pendidikan M. Ifdhal, Sekretaris Seksi Kesra Pribadi, serta Sekretaris Seksi Organisasi & Keanggotaan Reza Gunawan. 

Di hadapan Pengurus PWI Aceh, Wisnu bercerita panjang lebar sejarah bergabungnya sejumlah bank syariah negara menjadi BSI.

“1 Februari 2022 tepat setahun terjadinya penyatuan bank-bank syariah nasional sedangkan pada bulan Juni kita berhasil menyatukan sistem manjadi satu. Di antara rentang waktu itu kita menghadapi berbagai macam tantangan, namun dengan dukungan berbagai pihak kita berhasil melewati masa-masa sulit,” ujarnya.

Hadirnya BSI, menurut Wisnu sesuai harapan Presiden agar Indonesia memiliki Lembaga Keuangan Syariah yang dapat berbicara banyak di level nasional maupun global.

“Insya Allah dalam waktu tak terlalu lama lagi, BSI akan buka kantor di Dubai, salah satu kota paling maju di UEA. Berikutnya akan dibuka di Mekkah, Madinah, dan lainnya,” timpal Sofa Sofyan dengan menambahkan dalam 10 tahun ke depan BSI akan menjadi bank 10 besar terbesar di dunia.

Khusus di Aceh, operasional BSI berbeda dengan regional lainnya karena adanya Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Namun, karena kerja keras dan dukungan semua pihak semuanya berjalan baik.

“Alhamdulillah, pelayanan untuk semua produk perbankan di BSI Regional Aceh semakin baik, terjamin, dan nyaman. Kita akan terus meningkatkan pelayanan. Bahkan kita sudah siap membuka pelayanan apa saja yang dibutuhkan untuk kelancaran ekspor impor. Taka da hambatan,” tandas Wisnu Sunandar.

Sementara itu Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin dalam kesempatan itu berterima kasih atas terbangunnya kerja sama yang baik antara BSI Regional I Aceh dengan kalangan wartawan termasuk dari PWI.

“Masih banyak hal yang perlu disosialisasikan oleh BSI kepada masyarakat luas tentang berbagai produk layanan BSI. Ini perlu agar masyarakat semakin yakin bahwa BSI benar-benar bank yang menjalankan sistem syariah. Kami dari kalangan wartawan yang bernaung di bawah organisasi PWI siap bersinergi,” kata Nasir Nurdin.

CEO BSI Regional I Aceh, Wisnu Sunandar mengapresiasi tawaran kerja sama dari pihak PWI, bahkan dia juga menyambut baik kegiatan temu wartawan untuk memperingati setahun legal merger sejumlah bank syariah nasional menjadi BSI Regional I Aceh yang direncanakan di Kantor PWI Aceh pada awal Februari 2022.

“Insya Allah kita siap, termasuk juga melakukan pelatihan peningkatan pengetahuan para wartawan terhadap operasional BSI. Ini juga tak kalah penting agar informasi yang disampaikan ke masyarakat benar-benar nyambung,” demikian Wisnu Sunandar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar