DAU Menurun, ADK 116 Desa Tahun ini di Singkil Teracam Terkurangi

Ilustrasi

KBRN, Singkil : Transfer Dana Alokasi Umum (DAU) untuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh,  tahun ini di informasikan mengalami penurunan. Sedikitnya 116 Desa/Kampung di Kabupaten Aceh Singkil juga akan terancam merasakan dampak penurunan Dana Desa (DD).

Penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut, dibenarkan Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Singkil melalui Kabid Anggaran, Faisal, saat dikonfirmasi RRI, Jum'at (21/1/2021)

Dikatakannya, jika dilihat dari APBK induk 2021 dibandingkan dengan APBK Induk 2022 Dana Alokasi Umum (DAU) di Kabupaten Aceh Singkil mengalami penurunan, dari a Rp. 419 Miliar lebih menjadi Rp. 407 Miliar.

"Dengan berkurangnya Anggaran DAU tersebut, sejumlah belanja kedepan akan terkurangi juga" kata Faisal

Diantaranya, pengurangan belanja rutin pegawai, operasional SKPK, Pokir Dewan. Serta pengurangan pagu atau Alokasi Dana Kampung (ADK).

Ditempat terpisah hal senada terkait  penurunan Alokasi Dana Kampung (ADK) tersebut. Juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Singkil. Azwir SH 

Pengurangan Dana Desa (DD) untuk Aceh Singkil tahun  ini diperkirakan mencapai lebih kurang Rp. 12 Miliar." Dari anggaran DD tahun sebelumnya mencapai Rp. 108 Milir, tahun ini hanya terdapat sekitar Rp. 96 Miliar lebih." sebut Azwir 

Lebih lanjut dijelaskan Azwir. penurunan Alokasi Dana Kampung (ADK) sumber Dana Desa (DD) itu di sebabkan tidak hanya karena pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Daerah ini. Akan tetapi, ada sedikit pengaruh lambannya kinerja beberapa Kepala Desa dan penyerapan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun - tahun sebelumnya.

Sekedar diketahui, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)  memplotkan anggaran Dana Desa 2022 sebesar Rp. 68 triliun. Dana sebanyak itu, akan dibagi untuk kepada 74 ribu desa di seluruh Indonesia yang di fokuskan untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Dengan Tujuan, mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan penanganan kemiskinan di desa. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar