Calon Penumpang Pesawat Ingin Antigen, Tapi PCR Masih Diperlukan

Ilustrasi (istimewa)

KBRN, Banda Aceh : Para calon penumpang pesawat di aceh  mengeluhkan aturan yang mensyaratkan adanya tes pcr sebelum mereka terbang terutama untuk tujuan pulau jawa dan bali

Meski biaya tes pcr sudah turun, dari dulu sempat mencapai dua juta lima ratus ribu rupiah dan sekarang hanya 300 ribu rupiah tapi tetap saja dianggap memberatkan penumpang seperti dikatakan yuli khairani warga banda aceh yang hendak terbang ke jakarta, Rabu (24/11/2021)

Menurut yuli vaksin dua kali sudah cukup menjadi syarat untuk bisa terbang, dan tak perlu lagi harus pcr

Syarat tes pcr itu tidak hanya memberatkan calon penumpang tapi juga maskapai penerbangan salah satunya maskapai garuda indonesia

Sales and service manager garuda indonesia banda aceh widya kurniawan putra mengatakat sejak pandemi covid 19 melanda ditambah adanya kewajiban pcr  jumlah penumpang dari dan ke  bandara sultan iskandar muda aceh menurun drastis.

Widya menambahkan, maskapai di bandara tetap memperketat penerapan protokol kesehatan meskipun saat ini kasus covid 19 sudah mulai menurun. Hal ini untuk mencegah terjadinya penularan kasus baru oleh sebab itu calon penumpang diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, mengatur jarak agar tidak terjadi kerumunan.

Tapi juru bicara satgas penanganan covid 19 aceh saifullah abdulgani, menegasan aturan pcr bagi calon penumpang bertujuan untuk mengendalikan penyebaran covid-19  oleh sebab itu, penting protokol kesehatan diperketat dan pelacakan bagi penumpang yang masuk atau keluar dari aceh.

Penerapan kewajiban tes pcr bagi penumpang pesawat itu juga dianggap tepat oleh dr. Zinatul hayati, kepala laboratorium rumah sakit zainoel abidin banda aceh  menurutnya akurasi pcr jauh lebih tinggi dibandingkan dengan antigen.

Meski syarat pcr mendapat penolakan dari calon penumpang dan menyebabkan perusahaan maskapai merugi  namun test pcr masih diperlukan mencegah terjadi gelombang ke tiga lonjakan kasus covid-19  tapi pemerintah juga perlu mencari solusi agar harga pcr tidak membuat masyarakat rugi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00