MEURAH SILU Tahun 2021 di Kota Langsa

KBRN, Banda Aceh : Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah Dailami dengan menggunakan baju ada Kerawang Gayo dan didampingi oleh Wakil Ketua Dekranasda Bener Meriah Suryati menghadiri Festival Membangkitkan Ekonomi dan Kebudayaan Daerah Pesisir Laut dan Pegunungan (MEURAH SILU) 2021 di Taman hutan Kota Langsa, Selasa (21/09/2021)

Festival MEURAH SILU Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Lhokseumawe bekerjasama dengan Pemerintah Kota Langsa itu dibuka dengan sejumlah pertunjukan seni dari sejumlah Kabupaten Kota se Aceh seperti Kabupaten Bener Meriah dalam festival MUERAH SILU menampilkan tarian adat Munalo dan Geul, tarian dari sanggar Meuligoe Aceh Utara, Tarian adat Aceh Tenggara, , tarian Saman Gayo dari Gayo Kues, Didong dari Aceh Tamian, tari Geleng Bireun, Seudati Lhokseumawe, Tarek Pukat Aceh Utara, tari Rapoe Aceh Timur, tarian Silat Aceh Tamiang, tarian Melayu Langsa, dan ditutup dengan tarian dari sanggar Cut Meutia Aceh Utara. Terlihat tenda-tenda di seputar panggung utama diisikan oleh Galeri Dekranasda memamerkan kerajinan budaya masing-masing daerah, seperti, Kabupaten Bener Meriah, Langsa, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Gayo Lues.

Acara festival MUERAH SILU dibuka langsung oleh Kepala BI Lhokseumawe dengan menyapa seluruh para tamu undangan yang terdiri dari pejabat-pejabat Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Aceh, baik yang hadir maupun yang mengikuti acara secara virtual. Selanjutnya, Walikota Langsa Usman Abdullah, S.E dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini merupakan event atau Festival yang dilakukan pertama kali atau perdana di Kota Langsa, khususnya sejak dunia dilanda pandemi Covid-19. Pada penerapan PPKM level 3, tentunya talent yang turut serta dalam memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan pada Festival MEURAH SILU 2021 ini dipastikan telah di vaksin, dan bagi pemeran pada penampilan pembuka acara juga telah dilakukan PCR. "Pada persiapan untuk acara ini, saya sampaikan bahwa seluruh pengisi acara sudah dilakukan vaksin dan PCR" Ucap Usman. Kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebagai upaya kampanye karya kreatif Indonesia 2021, dimana melalui Festival MEURAH SILU dengan Tema Membangkitkan Ekonomi dan Kebudayaan Daerah Pesisir Laut dan Pegunungan, penyelenggaraan Festival MEURAH SILU ini, tentunya sebagai ajang bagi masyarakat Aceh untuk menampilkan adat dan budaya Aceh yang telah banyak dikenal oleh masyarakat luar,”terangnya.

Selanjutnya, Usman juga menyebutkan pihak Bank Indonesia telah membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan maksud agar melalui kegiatan ini, nantinya akan banyak sektor strategis yang menerapkan program-program seperti ini, sehingga arah peningkatan melalui pemasaran budaya kepada masyarakat luar, bisa terus berkembang.

Kemudian, Gubernur Aceh yang diwakili oleh Kadis Pemuda dan Olahraga Pariwisata Aceh juga turut mengucapkan selamat dan terimakasih atas terselenggaranya Festival MEURAH SILU 2021, dengan harapan apa saja yang telah direncakan dalam program sebagai upaya peningkatan ekonomi, dapat tercapai.

Kepala Bank Indonesia Sumatera Utara dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual juga menyebutkan bahwa kegitan ini juga bisa sangat berpengaruh sebagai sarana untuk menggali potensi daerah dan memasarkan kebudayaan daerah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh di tahun mendatang. Kepala Bank BI Sumatera Utara juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Kepala Daerah dalam pastisipasinya pada program pengembangan.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan Peresmian Digital Maps yang merupakan program Bank BI Lhokseumawe bersama dengan Pemerintah Kota Langsa. Dimana program tersebut diyakini akan memberikan akses yang besar, sehingga pengunjung bisa mengetahui apa saja yang terdapat di dalam Taman Hutan Kota Langsa ini.(ProkopimBM).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00