Capaian Migrasi Rekening ke sistim BSI Capai 98 persen di Kota Sabang

KBRN, Banda Aceh : Capaian Migrasi dari Ex Bank Nasional di Sabang ke sistim Bank Syariah Indonesia mencapai 98 Persen. Proses Migrasi dilaksanakan estafet selama 2 pekan di 3 KCP BSI di Sabang.

Capaian Migrasi (Roul Out) 3 ex Bank Nasional ke sistim Bank Syariah Indonesia di Sabang mencapai 98 persen, sebanyak 23 ribu lebih rekening di lakukan perpindahan dari 3 Bank Nasional masing-masing BRIS, BNIS dan BSM sejak 7 Juni hingga 21 Juni 2021 lalu.

“Selama 2 pekan migrasi 7 hingga 21 Juni, Masyarakat mencapai 60 persen. Sementara hingga akhir Juni meningkat menjadi 80 persen. Dan per 29 Juli Jumlah Migrasi Masyarakat ke rekening BSI sudah mencapai 3805, atau 95 persen. Kita targetkan Akhir Juli ini seluruh proses selesai sepenuhnya” terang Branch manager BSI KCP 2 Sabang Sulaiman, S.E kepada RRI, di Sabang , Kamis (29/07/2021).

Namun begitu proses untuk Pembayaran gaji di Instansi di rekening lama, masih ada kelonggaran akhir Juli dan pada bulan Agustus seluruhnya sudah terintegrasi ke sistim BSI.

Sementara itu Branch Manager BSI KCP 3 Reza Baddreddin, SP Mengatakan proses migrasi sebesar 10.ribuan simpan masyarakat pada ex Bank legacy BRIS saat ini mencapai 97 hingga 98 persen. Angka ini menurut Reza sudah mencerminkan seluruh rekening Nasabah terintegrasi ke sistim BSI, Kecuali sekitar 3 persen rekening yang belum dipindahkan diantaranya giro milik Pemerintah dan Giro yang masih berkaitan dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

“Proses migrasi in kan hanya perpindahan simpanan Rekening Bank ex legacy BRIS ke sistim BSI. kita ada sekitar 10 ribuan simpanan msyarakat. Capaian kita sebesar 97 hingga 98 persen. Karena apa, Karena seluruh rekening sudah dipindahkan by system. Kecuali Giro Pemrintah dan giro-giro yang masih berhubungan dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara). Kita juga bisa migrasi secara otomastis itu di bulan Agustus nanti” ujarnya.

Ditambahkan, sebenarnya tidak ada pembatasan waktu pemindahan, masyarakat dapat kapan saja untuk menggantikan buku dan ATM yang baru. Sementara No rekening hampir sepenuhnya sama, kecuali beberapa simpanan. Masyarakat dapat melakukan proses pergantian buku dan ATM nya di tiap hari kerja.

 Branch Manajer BSI KCP Sabang 1 (satu) Dian Yuliansyah.SE saat di jumpai beberapa waktu lalu menyampaikan ex Bank legacy terdahulu yakni Bank Syariah Mandiri (BSM)  memang tetap memakai sistim Core Banking T24 yang di integrasikan pada sistim BSI saat ini.. Dia menambahkan sebanyak 7.000 an nasabah ex BSM di Sabang hanya akan  mengganti buku dan ATM nya Ke BSI, karena sudah memakai sistim yang sama (Core Bank T24). Sementara jumlah nasabah yang masih bertransaksi secara konvensional, sebutnya ada di bawah 100 an jumlahnya,

Ketiga KCP Bank Syariah Indonesia (BSI) di Sabang saat ini terus berbenah dan tetap menerima perpindahan buku rekening lama ke BSI tiap hari kerja.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00