Tahun Kedua Pandemi Covid-19, Ekonomi Pelaku Industri Wisata Terpuruk

Pulau Panjang, Aceh Singkil, Aceh
Satiman. SE Sekjend DPD HPI Provinsi Aceh

KBRN,Banda Aceh : Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, perekonomian pelaku industri wisata di sejumlah daerah, mulai terpuruk. 

Hal tersebut terlihat, pada salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Tercatat, sebelum pandemi Covid-19 wisatawan asing berkunjung ke lokasi wisata Pulau Panjang, Pulau Palambak,  dan Pulau Balai mencapai ratusan wisatawan. Akan tetapi, hingga memasuki tahun kedua ini, hanya wisatawan lokal dan Domestik (dalam negeri) yang dapat berkunjung menikmati indahnya Pulau dan putihnya pasir di Pulau Banyak, Aceh Singkil, Aceh. 

Satiman, SE. Sekjen DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)  Provinsi  Aceh. Ketika dikonfirmasi RRI, Jum'at (18/06/2021) mengatakan. Meski  wisatawan Lokal dan Domestik (dalam Negeri) berkunjung kewilayahan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Aceh, dimasa pandemi tidak mengalami penurunan. Akan tetapi, sejauh ini khusus bagi  wisatawan Asing masih tertutup.

" Hanya tamu lokal dan Domestik (wisatawan dalam negeri) yang berkunjung ke Pulau Banyak, Aceh Singkil, Aceh," Sebut Satiman

Kemudian dijelaskan Satiman, dari tujuh puluh pulau yang masih tersisa setelah tsunami 2005 silam, menjadi tempat atau lokasi wisatawan berlibur di Pulau Banyak,Aceh Singkil, Aceh. Hanya terdapat sekitar Sepuluh Pulau yang sering dikunjungi para wisatawan.

" Antara lain, Pulau Panjang dan Pulau Balai, Palambak, Tailana, Balong, Rangit, Sikandang, Asok, Lambudung, dan Pulau Biawak," Tambahnya  

Lebih lanjut diungkapkan Satiman, meski ekonomi pelaku industri wisata saat ini  terpuruk akibat pandemi Covid-19. Akan tetapi, perhatian dari Pemerintah bagi pelaku - pelaku usaha (Pemilik travel bidang biro perjalanan wisata,  penginapan, restoran, transport) terpantau belum mendapatkan perhatian. Terkhusus di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00