Sekolah di Aceh Singkil Wajib Bentuk Tim Gugus Tugas

KBRN, Aceh Singkil:  Untuk mencegah penyebaran Covid 19  di Lingkungan Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil menghimbau Sekolah Bentuk Tim Gugus Tugas.  Hal ini tetap wajib dilakukan, meskipun sistem Pembelajaran di Kabupaten Aceh Singkil masih dilaksanakan dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bukan belajar Tatap Muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil, Khalilullah, S.Pd. kepada wartawan menjelaskan pentingnya Tim Gugus Tugas sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah.  Selain itu Disdikbud juga telah memerintahkan seluruh sekolah untuk membentuk Tim di satuan pendidikan masing-masing.

“Kami sudah sosialisasikan ke semua sekolah, , sampai PAUD sudah kita sosialisasikan. Karena itu termasuk kesiapan.  Kita juga sudah perintahkan sekolah bentuk Tim Gugus Tugas di satuan pendidikan masing-masing,” kata Khalilullah.

Ditambahkan Khalilullah apabila Tim Gugus Tugas sudah dibentuk, maka akan tercipta managemen yang baik.  Tim bertugas untuk mengkoordinir apabila akan dilaksanakan Sistem Belajar Tatap Muka. 

“Mereka ya diberi tugas untuk hal-hal yang terkait dengan kesiapan sekolah untuk bisa belajar tatap muka. Memang harus dikoordinir dalam sebuah managemen. Terutama yang diberi tugas itu adalah Tim Gugus Tugas yang di SK kan oleh Kepala Sekolah,” terang Khalilullah

Khalilullah mengatakan  pembentukan Tim Gugus Tugas Sekolah juga bertujuan untuk memperlihatkan kepada Tim Gugus Tugas Kabupaten Aceh Singkil bahwa sekolah di Aceh Singkil sudah siap melaksanakan belajar tatap muka.

“Itu bahan kami untuk rapat-rapat dengan Tim Gugus Tugas. Meyakinkan Tim bahwa kami sudah siap. Malah kami berani tunjuk.  Silahkan saja acak mana sekolah yang akan dilihat kami akan tunjukkan. Makanya waktu itu pembukaan pertama Pak Bupati saya ajak melihat secara langsung, secara dekat.  Benar ga sudah sesuai aturan atau SOP” imbuhnya.

Lebih lanjut Khalilullah mengatakan dengan adanya Tim Gugus Tugas Sekolah maka kesiapan protokol kesehatan di sekolah juga akan dilakukan dengan baik.  Serta akan mempersiapkan peserta didik agar tetap menjaga protokol kesehatan ketika akan mengikuti proses belajar mengajar tatap muka.

“Kita berusaha semaksimal mungkin, agar sarana dipersiapkan.  Misalnya jarak kursi atau jumlah orang yang belajar dalam satu kelas.  Bagaimana masuk ke sekolah, bagaimana selama di sekolah, dan bagaimana mau pulang,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00