BNN Optimalkan Potensi Pendidik Dukung P4GN

KBRN, Sabang: Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang, menggelar rapat koordinasi program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan Pendidikan Kota Sabang, di aula BKPSDM Kota Sabang. Selasa (1/9/2020)

Plt Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang, Drs. Agussalim, mengatakan Rakor bertujuan untuk mencari merangkum masukan dan saran guna mendukung dan mengoptimalkan informasi tentang program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika, dari Kepala Sekolah di lingkungan Pendidikan di Kota Sabang.

Menurut catatannya jumlah angka statistik perkembangan narkoba masih meningkat, belum menunjukan tanda angka menurun.

“perkembangan narkoba masih tetap berkembang, belum menunjukan angka-angka yang turun,” kata Agussalim.

Oleh karena melalui Kepala Sekolah di lingkungan Pendidikan, dapat meneruskan menyampaikan ke Dewan Guru lainnya, sehingga informasi program P4GN dapat lebih optimal, harap Agussalim.

Asisten II Bidang Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Kamaruddin, dalam saran masukan strateginya berharap kedepan orang tua dapat dilibatkan dalam program pemberdayaan masyarakat anti narkoba.

“kita berharap juga kedepan itu ada orangtua-orangtua atau perwakilan orangtua nati di undang, sehingga lengkaplah strategi kita, saling melengkapi,”

“disitu ada lingkungan masyarakat, saya fikir ini adalah salah satu upaya kita,”harap strateginya.

Selain itu, mendorong bagaimana Guru mampu mengedukasi anak didik diluar pendidikan kurikulum, menurutnya kurikulum yang ada sekarang ini belum memadai untuk mengantipasi kondisi.

“pendidikan anti narkoba itu belum menjadi kurikulum yang terstruktur di sekolah,” sesalnya.

Sementara pemateri Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Aceh, Masduki, SH, didampingi Kasi P2M BNN Kota Sabang, Supriadi, ST, menyampaikan sejumlah metode fasilitas pencegahan yang termuat di dalam Aksi Generik RAN P4GN Tahun 2020-2024.

“Aksi Generik RAN P4GN meliputi Penyediaan dan penyebaran informasi tentang pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika, Pembentukan Regulasi tentang P4GN, dan Tes urin, untuk memfasilitasi upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba,” terang Masduki.

Menurutnya, yang paling utama Kepala Sekolah di lingkungan Pendidikan Kota Sabang membentuk tim untuk meneruskan edukasi informasi, dan pemahaman tentang ancaman bahaya narkoba di lingkungan Pendidikan Kota Sabang.

Selain itu, supaya edukasi program P4GN ini juga nantinya dapat diteruskan disampaikan oleh Kepala Sekolah tadi, sehingga program P4GN dapat diketahui dan dapat dijalankan oleh guru pendidik lainnya, melalui metode jejaringan belajar secara Digitalisasi Online dari rumah di masa Pandemi (Daring), harapnya.

Terkait pemberdayaan peran Kepala Sekolah di lingkungan Pendidikan, Kepala Sekolah SMP Negeri I Kota Sabang, Munawar Zainuddin, S.Pd, dalam masukannya mengatakan, nantinya akan mengimplementasikan ke mata pelajaran tertentu untuk menyisipkan materi anti narkoba.

“supaya tidak menambah jam bagi guru, tetapi materi itu tersampaikan ke mapel-mapel tertentu yang akan kita bicarakan nantinya,” terang Munawar, tentang bagaimana strategi penyampaian edukasi.

Rakor program pemberdayaan masyarakat anti narkoba dari lingkungan Pendidikan Kota Sabang, diikuti sebanyak 30 orang peserta Kepala Sekolah tingkat SMP dan SMA Sederajat, dengan mengedepankan pengawasan Protokol Kesehatan anjuran pemerintah di masa Kenormalan Baru. (HBS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00