Dampak Narkoba Menurut Pandangan Pemuka Agama

KBRN, Sabang: Pemuka Agama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Istiqamatuddin Darul Wa'di, dalam rangka BNN Kota Sabang Optimalkan Informasi program P4GN dengan Diseminasi Informasi melalui Talkshow/Tatap Muka, ingatkan Bahaya Narkoba kepada masyarakatat Ponpes menurut pandangan Islam.

Pondok Pesantren (Ponpes) Istiqamatuddin Darul Wa'di, Ustadz Tengku Kamaruzzaman, dalam tanggapannya mengatakan kegiatan BNN Kota Sabang merupakan upaya penyadaran kepada masyarakat dalam hal menangkal peredaran Narkotika dilingkungan masyarakat di pedesaan.

“Kegiatan ini adalah penyadaran masyarakat dalam hal menangkal peredaran narkotika, dimana ini sudah menjadi penyakit masyarakat selama ini,” terang Tengku Kamaruzzaman, di Ponpes. Selasa (18/8/2020)

Oleh karena itu, harap Tengku Kamaruzzaman, supaya kegiatan serupa menjadi agenda rutin dilaksanakan di pedesaan.

“Dan kami mengharap ini rutin dilaksanakan sehingga menyentuh semua lapisan masyarakat,” harapnya.

Menurutnya, ancaman bahaya narkotika tidak memilih korbannya

“Karena narkotika ini tidak hanya menyerang golongan-golongan masyarakat tertentu, tetapi sudah menjadi wabah umum lebih dari virus corona,” pungkasnya.

Dampak ancaman pelaku Narkoba menurut pandangan Islam, Tengku Kamaruzzaman mengatakan, “ancaman secara zohir orang yang sudah rusak dengan narkoba itu yang pertama fikirannya, padahal fikiran itu adalah dalam bahasa arabnya disebut dengan akal itu adalah mutiara bagi manusia,”

“Artinya sesuatu yang paling berharga tapi mana kala dia sudah tersentuh dengan narkoba dia merusak fikirannya sendiri, kemudian ancaman lebih lanjutnya dia dicemeohkan masyarakat dan ketika matinya dia mendapat azab,”

Untuk menyikapi peredaran narkoba dimasyarakat dengan mudahnya, Tengku Kamaruzzaman berharap, kepada pemerintah unsur terkait dapat berkerja sama dengan masyarakat, dan aparatur pemerintahan desa.

“Untuk menutup lubang celah dan ruang gerak, serta memutus mata rantai jejaringan sidikat yang meresahkan masyarakat, dan mengancam pertumbuhan generasi anak bangsa, tutup Tengku Kamaruzzaman. (HBS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00