Sabu mulai dominasi penyalah gunaan Narkoba di Sabang

Jaksa Menyapa RRI Sabang_7/7/2020
Jaksa Menyapa RRI sabag_7/7/2020
ijaksa Menyapa RRI Sabang_7/7/2020

KBRN, Sabang: Penyalahgunaan Narkoba di Sabang bergeser dari jenis tumbuhan ke Penggunaan zat kimia Phsycotropika.

Kejaksaan Negeri Sabang mencatat terjadi tren pergeseran penyalah gunaan Narkoba di Sabang dari penggunaan jenis tumbuhan ke zat Kimiawi. Dalam beberapa bulan terakhir narkotika jenis ganja atau berasal dari tumbuhan sudah mulai berkurang, Namun terjadi perubahan jenis zat Adiktif kimiawi seperti sabu-sabu. Hal itu dikatakan Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Sabang Tri Sutrisno S.H. Dalam Dialog jaksa Menyapa yang kembali di gelar di RRI Sabang, Mulai Selasa (7/7/2020) Pagi.

“Kejaksaan Negeri Sabang menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Penyidik Kepolisian. Berarti perkembangan peredarannya belum tuntas, itu Barometernya” sebut Tris Sutrisno Selasa (7/7/2020).

Rata-rata katanya Kejaksaan menangani 1 sampai 5 perkara perbulannya, Pada tahun ini.  Sedangkan dalam awal bulan ini,  sudah  ada 2 SPDP dari penyidik yang dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Sabang, dan di perkirakan akan meningkat dari bulan lalu yang hanya 4 perkara penyalahgunaan narkoba.

“banyak pintu Doraemonnya kita di Sabang, Makanya peredaran masih teus berkembang, bulan ini saja sudah ada 2 SPDP dari polres Sabang, sedang sepanjang bulan lalu ada  4 perkara” tambahnya.

Dia juga berpesan agar orang tua yang tersangkut kasus narkoba salah satu anggota keluarga terutama remaja, Agar dapat membawanya untuk penyembuhan baik ke Insansi berwenang sperti BNN, atau kepolisian, juga ke Dinas Sosial untuk di rehabiltasi dengan gratis.

“ada perasaan tabu, malu, takut diketahui anggota kelurga atau anak terlibat, padahal bila cepat di bawa rehabilitasi bisa cepat ditangani, gratis lagi. jangan menyesal ketika sudah tertangkap dan sudah terlambat” ujarnya.

Perawatan ini dilaksanakan lebih cepat lebih baik, Agar menghindari hal-hal buruk lebih jauh. Disamping itu Ia juga menekankan kasih sayang dan kedekatan Orang tua kepada anak-anaknya agar pengawasan dan pencegahan dapat lebih bisa dilakukan untuk menghidari Penyalahgunaan Narkoba dikalangan Remaja. Dirinya mengakui Kejaksaan tidak dapat bekerja sendiri, Namun dibutuhkan dukungan semua pihak, Seperti BNN, Kepolisian, Tokoh masyarakat, Orang tua, dan Pemerintah Kota Sabang.

Dalam Dialog Perdana Jaksa Menyapa, di fase New Normal dengan tema Mengenal Bahaya Narkoba bagi remaja itu, Kasi Barang Bukti Tri Sutrisno S.H, juga didampingi Hendra Salfina P.A selaku Kasi Intel Kejari Sabang, Dalam Dialog yang dipandu oleh Host Diah Novritaria S. Kom itu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00